Demi Beli Susu untuk Anaknya, Fiqri Nekat Curi Burung di Pasar Hobi

14 Mei 2017 17:19
Muh Fiqri nekat mencuri burung Murai di Pasar Hobi lantaran terbentur kebutuhan ekonomi. (foto: Afriansyah/Inikata.com)

MAKASSAR, INIKATA.com – Tersangka, Muh Fiqri nekat mencuri burung Murai di Pasar Hobi lantaran terbentur kebutuhan ekonomi. Ia mengaku hasil curiannya itu untuk membelikan susu anak kandung berusia 3 tahun.

Warga asal Taeng, Kabupaten Gowa tersebut mengakui baru kali ini dirinya melakukan pencurian. Namun aksinya digagalkan oleh salah satu anggota Tim Khusus Polda Sulsel, Brigpol Gaffar.

“Saya baru kali ini mencuri untuk saya belikan susu anakku yang usia 3 tahun,” ucap pria berusia 22 tahun tersebut kepada IniKata.com saat ditemui di Polsek Panakukang, Minggu (14/5/2017).

Sebelum beraksi tapi gagal, Fiqri juga terlebih dahulu mengintai dan berpura-pura berbelanja tempat minuman hewan di toko milik korbannya, Iin (29).

Saat penjagaan lengah, Fiqri kemudian berniat mengambil hewan tersebut, alhasil burung Murai itupun dibawa kabur, akan tetapi kepergok oleh beberapa warga serta dibantu anggota kepolisian.

Sementara pemilik toko merupakan korban, Iin (29) alamat BTN Asabri Blok G4 no 14 mengungkapkan, jika Fiqri sudah lima kali menghampiri tokonya itu. Sebelumnya Fiqri sempat datang bersama dengan istri.

“Dia itu sudah lima kali mi datang di toko berpura-pura belanja sama istrinya. Perna masuk kedalam baru pesan minuman tidak bayar,” ucapnya dengan emosi.

Munurut korban, kala Fiqri datang terlihat memantau beberapa hewan jualan miliknya. Beberapa pegawainya pun jika tersangka hendak datang pihaknya harus menjaga ketat tersangka. Tapi, kejadian itu terjadi sewaktu penjagaan lengah.

“Saya tadi pergi sholat, tapi sudah sy sampaikan sama pegawai kalau dia (Fiqri) datang lagi tolong awasi karena mencurigakan gerak geriknya,” tandasnya.

Usai melaksanakan sholat berjamaah di Masjid, korban tak menyangka akan hal itu, dirinya baru mengetahui kecurian setelah tersangka berhasil diamankan.

Atas perbuatan tersangka, Fiqri harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Polsek Panakkukang. (**)