Basarnas Evakuasi Kapal Layar Aosango Langkawi, Empat WNA Asal Swiss Selamat

13 Mei 2017 19:50
Basarnas Evakuasi Kapal Layar Aosango Langkawi, Empat WNA Asal Swiss Selamat. (foto: Rakyat Sultra)

KENDARI, INIKATA.com – Tim Rescue Basarnas Kendari kembali mengevakuasi sebuah kapal yang ditumpangi oleh empat warga negara asing (WNA) asal Swiss.

Kepala Basarnas Kendari Muslimin Ssos melalui Humas Basarnas Wahyudi mengungkapkan kapal Layar Aosango Langkawi, dilaporkan mati mesin di sekitar Perairan Menui, Jumat (12/5).

“Pada pukul 13.15 WITA Rescue Boat 210 berhasil menemukan kapal layar tersebut yg sebelumnya di laporkan mati Mesin di sekitar Perairan Menui dengan ditumpangi 4 Orang Warga negara Swiss,” kata Wahyudi, dilansir Rakyat Sultra, Rabu (12/5).

Keempat WNA tersebut ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung di evakuasi. Sekitar pukul 15.10 WITA RB 210 tiba di Dermaga Utama Basarnas Kawasan timur Kendari. Lanjut Wahyudi, kapal layar tersebut Lego jangkar di teluk Kendari tepatnya depan asrama dayung.

“Kesemuanya adalah keluarga yg merupakan bapak, ibu dan anak kembar mereka,” ujarnya. Adapun keempat WNA asal Swiss tersebut yaitu Piere (50), Valirie (43), Marie (16), Emerie (16).

Sementara itu ditempat berbeda dua WNA atas nama Judith Terol Oto, wanita (47) dan Ramon Crivilles Malero, pria (49) yang bekerja di PT Wakatobi Dive Resort  sebagai pemandu selam atau Dive Master dinyatakan hilang saat melakukan penyelaman di Perairan Kapota, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Jumat (12/5/2017) siang tadi.

Kedua Dive Master tersebut dinyatakan hilang setelah menyelam di Perairan Kapota selama 49 menit dan tak kunjung naik kerpermukaan air.Keduanya masih dalam pencarian oleh tim Rescue Pos Search And Rescue(SAR) Wakatobi.

“Kedua Dive Master tersebut berasal dari Kapten Kapal Pelagian milik PT Wakatobi Dive Resort yang membawa ke dua Dive Master tersebut untuk menyelam di Perairan Kapota,” ungkap wahyudi. (**)