Soal Literasi, Guru Besar Unhas: Bantaeng Jangan Malu Belajar di Sidrap

12 Mei 2017 23:45
Ilustrasi.

SIDRAP, INIKATA.com – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap menggalakkan gerakan literasi bagi warga Sidrap, membuat pemerintah pusat menobatkan Bupati Sidrap H Rusdi Masse (RMS) sebagai tokoh pejuang literasi nasional pada awal  2017 lalu.

Atas Keberhasilan tersebut, guru besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Tahir Kasnawi, Jumat (12/5/2017) mengatakan, Kabupaten Sidrap layak menjadi percontohan bagi kabupaten lain di Sulsel untuk mengembangkan dan menggerakkan program budaya baca.

“Kepala daerah di Sulsel atau Kabupaten lain termasuk Bantaeng, jangan malu belajar soal literasi di Sidrap. Pemerintah pusat berhasil menempatkan Sidrap sebagai kabupaten dengan progran literasi terbaik keempat secara nasional,” ujar Prof Tahir Kasnawi, yang dituturkan humas Pemkab Sidrap.

Bantaeng saat ini, baru mau melakukan pencanangan gerakan literasi setelah melihat sejumlah kabupaten lain berkembang gerakan membaca masyarakatnya terkhsus Kabupaten Sidrap sebagai kabupaten terbaik literasinya di Indonesia.

Sekadar diketahui, progran literasi Sidrap sudah jalan lama. Sebagai implementasi dasar program tersebut tidak membutuhkan anggaran besar. Bupati Sidrap H Rusdi Masse hanya mengimbau siswa di Sidrap melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk membaca buku umum selama 15 menit sebelum memulai pelajaran sekolah.

Selain itu, RMS sebagai bupati, mengajak bekerja sama USAID untuk  meminta kepada seluruh lapisan masyarakat ikut berpartisipasi dalam menggalakkan gerakan membaca di Sidrap.

“Ruang ruang publik seperti Usman Isa, setiap Sabtu dan Minggu itu ada kelompok masyarakat berkumpul untuk bersama sama membaca buku dan berdiskusi bersama,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Sidrap, Nurkanaah yang dihubungi sesaat lalu. (**)