Polisi Segera Tahan Tujuh Tersangka Korupsi Bimtek Enrekang

11 Mei 2017 15:50
Ilustrasi (foto: int)

MAKASSAR, INIKATA.com – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dirreskrimsus Polda Sulsel masih melakukan pendalaman kasus Bimtek DPRD Kabupaten Enrekang guna penahanan tujuh orang tersangka dalam kasus tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiawan menjelaskan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan kerugian negara terkait kasus korupsi Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Kab. Enrekang.

“Penyidik masih lakukan pendalaman, ini masih lidik untuk mengetahui kerugian negara yang dicapai,” kata Kombes Pol Yudhiawan via selulernya kepada IniKata.com, Kamis (11/5/2017).

Usai mengetahui kerugian negara yang ditaksir, kata Yudhiawan, langsung melakukan penahanan terhadap ketujuh orang itu. Namun, penahanan itu akan dilakukan pekan depan.

“Semuanya itu penyidik yang tahu. Kalau sudah ada, pekan depan kita limpahkan penahanan kepada tujuh orang. Tapi kami tidak bisa jelaskan tanggal berapa yang jelas kami akan segera tahan tujuh orang itu,” tegas dia.

Bukan hanya kepada tujuh orang tersangka yang akan ditahan oleh Polda Sulsel, kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus Bimtek DPRD Kab. Enrekang.

“Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, dari hasil pemeriksaan kerugian negara sebesar Rp855 juta dari total anggaran Bimtek 2015 sebesar Rp3,6 Milyar. dalam kasus tersebut pihak Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sulsel telah melakukan gelar perkara.

Bahkan, ketujuh nama tersangka itu diperoleh setelah tim penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel memeriksa semua anggota DPRD Enrekang.

Selain anggota Dewan DPRD Enrekang beberapa pegawai di pemerintahan Kabupaten Enrekang secara marathon menjalani pemeriksaan. Kasus ini terungkap pasca penggeldahan gedung DPRD Enrekang, 10 Maret 2017 lalu.(**)