Operasi Patuh di Sidrap Berhasil Jaring Pelanggar Lalulintas Dikawasan Black Spot

10 Mei 2017 14:00
Dalam pelaksanaan operasi Patuh 2017 itu, Satlantas Polres Sidrap menerjunkan sebanyak 40 personel. Operasi Patuh tahun ini akan dipusatkan di kawasan rawan pelanggaran lalu lintas (Lalin) dan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

SIDRAP, INIKATA.com — Memasuki hari kedua, Operasi Patuh 2017 yang digelar Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Sidrap, berhasil menjaring pelanggar dengan menggunakan sistem Tilang elektronik (e-Tilang).

Hanya berlangsung beberapa jam saja yang dilaksanakan di dua lokasi, yakni di jalan poros Soppeng dan Wajo, Sidrap, berhasil menjaring puluhan pengendara, 31 diantaranya terpaksa ditindak karena terbukti melanggar peraturan lalu lintas.

“Yang jadi sasaran razia adalah pengguna kendaraan roda dua dan roda empat. Kami akan melakukan penekanan dengan melakukan penindakan di lapangan,” ujar Kasatlantas Polres Sidrap, AKP Muhdar, Rabu, (10/5/2017).

Salah seorang anggota Satlantas Polres Sidrap, Bripka Asdi yang terlibat dalam operasi tersebut ikut memeriksa surat-surat kelengkapan pengendara yang melintas dijalur Black Spot itu menemukan sejumlah pelanggaran dari pengguna kendaraan.

Dalam pelaksanaan operasi Patuh 2017 itu, Satlantas Polres Sidrap menerjunkan sebanyak 40 personel. Operasi Patuh tahun ini akan dipusatkan di kawasan rawan pelanggaran lalu lintas (Lalin) dan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

“Kawasan black spot dan rawan pelanggaran lalin akan menjadi perhatian khusus,” kata AKP Muhdar.

Sebelum operasi Patuh 1017 digelar, lanjut Kasat Lantas, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan dengan memasang spanduk di sejumlah titik strategis serta di jejaring media sosial.

“Tentunya kami berharap, dengan adanya operasi yang dilakukan ini dapat menekan pelanggaran lalu lintas di Kota Sidrap,” harap AKP Muhdar yang diamini sejumlah anggota lantas lainnya.(**)