Tahanan Kabur, Dua Titik Vital Dijaga Ketat

7 Mei 2017 19:02
Tiga tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Gunung Sari kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Lapas Kelas 1 MAkassar. (afri/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com –  Kaburnya tiga tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Gunung Sari menjadi tugas terberat Kepala Lapas (Kalapas) Marisidin Siregar.

Usai kejadian tersebut  seluruh perbatasan baik Pelabuhan Soekarno Hatta maupun Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dijaga ketat oleh Tim Gabungan.

Ketiganya pun kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Lapas Kelas 1. Selain itu dua tahanan tersebut yaitu Muh Tajrul dan Rizal Budiman merupakan tahanan seumur hidup sementara Iqbal alias Color Ijo merupakan terpidana mati.

Kalapas Klas IA Makassar, Marisidin Siregar mengatakan, atas insident tersebut pihaknya telah membentuk tim gabungan demi pencarian tiga terpidana mati dan seumur hidup.

Bukan hanya itu saja, ketiga terpidana yang kabur saat ini tidak memiliki identitas jelas, sebab ketiganya dianggap orang sangat berbahaya.

“Kami sudah berkoordinasi ke pihak Kepolisian untuk melakukan penjagaan ketat di setiap perbatasan maupun dua titik sentral Bandara maupun pelabuhan,” kata Marisidin, Minggu (7/5/2017).

Menurutnya, dua titik sentral (Vital) tersebut disinyalir pusat pelarian ketiga terpidana. “Kemungkinan mereka akan kabur melalui dua pintu antara Bandara dan Pelabuhan, kami akan jaga batas kota,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga tahanan yang berhasil melarikan diri memanfaatkan lengahnya penjagaan keamanan Lapas. Mereka juga berhasil merusak jeruji besih menggunakan sebuah alat geregaji. (**)