Kelabui Polisi dengan Buar Air Kecil, Resedivis Ini “Dihadiahi” Timah Panas

6 Mei 2017 15:10
Amran Kamaruddin harus merasakan sakit setelah dua butir peluruh milik Tim Unit Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulsel menerpah dua kakinya, lantara berusaha meloloskan diri dengan alasan buang air kecil.

MAKASSAR, INIKATA.com -Ada-ada saja cara yang dilakukan para pelaku kejahatan agar dapat lolos dari tangkapan polisi. Itulah yang dilakukan pelaku residivis Curanmor, Amran Kamaruddin alias Guntur (32), warga Jalan Maccini Tengah.

Amran Kamaruddin harus merasakan sakit setelah dua butir peluruh milik Tim Unit Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulsel menerpa dua kakinya, karena berusaha meloloskan diri dengan alasan buang air kecil.

Tersangka yang merupakan buruh bangunan ini dalam catatan kepolisian telah melakukan aksinya sejak tahun 2016 lalu. Bahkan aksi itu dilakukan dengan beberapa rekan-rekannya. Hanya saja sebagian rekan Amran telah menjalani proses hukum.

Selama beraksi di wilayah hukum Polrestabes Makassar, ia sudah melakoni sebanyak tujuh Tempat Kejadian Perkara (TKP). TKP nya pun rata-rata di Kecamatan Tamalanrea, kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, Amran terpaksa di lumpuhkan pada saat dilakukan pengembangan sekaligus penunjukan TKP.

“Saat dilokasi, bersangkutan pamit untuk buang air kecil, ternyata itu akal akalan pelaku saja untuk meloloskan diri dari petugas,” kata Kombes Pol Dicky Sondani, Sabtu (6/5/2017).

Usai diterjang dua butir timah panas, Dicky mengatakan, tersangka langsung dievakuasi oleh Resmob Polda Sulsel ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna mendapatkan perawatan medis.(**)