Sekelompok Pemuda Serang Rujab Bupati Toraja Utara

6 Mei 2017 9:19
Kondisi rujab bupati Torut

TORUT, INIKATA.com — Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Toraja Utara yang terletak di jalan Tagari, Kecamatan Tallunglipu telah diserang sekelompok pemuda. Penyerangan itu terjadi sekitar pukul 01.00 Wita, Jumat (5/5/2017)

Akibat penyerangan tersebut , Kaca dinding pos penjagaan Satpol PP di rumah jabatan rusak dan televisi 20 Inci pecah.

Hal itu dikatakan Salah seorang anggota satpol PP Toraja Utara, Imanuel yang berjaga di Pos penjagaan rujab bupati mengatakan Sekelompok pemuda dengan mengendarai sepeda motor pukul 01.00 dini hari melakukan penyerangan dan pengrusakan terhadap pos jaga Satpol PP di rumah jabatan bupati .

Kapolres Tana Toraja, AKBP Arief Satriyo, saat ditemui di Mapolsek Rantepao, menjelaskan Kejadian pengrusakan ini berawal dari sekelompok pemuda yang menggelar pesta miras di kawasan Karassik Rantepao.

Mereka kemudian melakukan pawai sambil membunyikan knalpot sepeda motor dengan keras ke Lapangan Bakti Rantepao. lalu kelompok pemuda berpapasan dengan mobil patroli Satpol PP Toraja Utara yang sedang memantau kondisi keamanan dan ketertiban kota.

“Kelompok pemuda ini membunyikan gas kendaraan dengan keras sambil berteriak ke anggota Satpol yang sedang patroli. Tepat di depan rumah sakit Elim, ada yang melempar mobil patroli. Satpol PP kemudian mengamankan satu orang dari kelompok anak muda itu dan dibawa ke pos di kantor bupati,” Jelasnya

Lanjut Arief Satriyo , Para pemuda itu kemudian mendatangi pos Satpol PP di kantor bupati dan meminta rekan mereka yang ditahan untuk dibebaskan. Satpol PP kemudian menghubungi aparat kepolisian sektor (Polsek) Rantepao. Saat polisi tiba di kantor bupati,

kelompok anak muda ini melarikan diri. Sebagian dari mereka ternyata mengarahkan kendaraan ke Tagari. Di depan rumah jabatan bupati Toraja Utara di Tagari, mereka berhenti dan meminta anggota Satpol yang bertugas di rumah jabatan untuk menelpon anggota Satpol PP di kantor bupati dan melepaskan rekannya yang ditahan.

Namun karena belum selesai pembicaraan itu, sebagian pemuda lain sudah melakukan pelemparan menggunakan batu dan benda keras lainnya.

Pihaknya sudah mengamankan 15 pemuda yang diduga sebagai pelaku pengrusakan fasilitas rumah jabatan bupati dan masih terus mencari pelaku lainnya. Insiden pengrusakan dan penyerangan ke rumah jabtatan bupati Toraja Utara ini tidak ada hubungannya dengan perayaan kelulusan siswa SMA/SMK, yang kebetulan tanggal pengumumannya sama dengan waktu kejadian.(**)