Dewan Hearing Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto

5 Mei 2017 17:13
Dewan Jeneponto berencana akan melakukan pemanggilan untuk rapat dengar pendapat (hearing) Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto dr. Iswan Sanabi. (kahar/inikata)

JENEPONTO, INIKATA.com – Dewan Jeneponto berencana akan melakukan pemanggilan untuk rapat dengar pendapat (hearing) terhadap Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto dr. Iswan Sanabi.

Demikian disampaikan legislator Ketua PAN Jeneponto, Asdin Basoddin Azis Beta kepada Inikata,com, Jumat (5/5/17).

Pemangggilan tersebut terkait adanya keluhan dari salah satu warga Dusun Barata, Desa Batujala, Kecamatan Bontoramba terkait pelayanan RSUD Latopas Jeneponto.

Diketahui sebelumnnya, Senin (2/5/17) Norma (40) warga Dusun Barata batal dioperasi usai menjalani pengobatan di RSUD Latopas.

Ironis pasien tersebut sudah berbaring di ruang operasi selama dua jam seperti laiknya pasien yang siap dioperasi.

Namun, belakangan pasien tersebut kaget usai mendapat informasi dari perawat (RSUD) terkait pembatalan operasi lantaran RSUD kehabisan obat bius.

“Saya selaku wakil rakyat tentu punya tanggungjawab moral untuk memperhatikan masyarakat yang diwakili,” ujar Asdin B. Aziz Beta.

” Ironisnya, pasien diarahkan ke Rumah Sakit Bulukumba untuk dioperasi, akan tetapi pasien batal dioperasi dengan alasan tidak melakukan operasi pada hari jumat. Tidak ada konfirmasi pihak rumah sakit Jeneponto ke rumah sakit Bulukumba,” tambahnya.

Sementara, Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto, dr. Iswan Sanabi yang dihubungi via selulernya tidak berhasil dihubungi. (**)