HMI Demo Kantor Kejari Dan Polres Jeneponto Terkait Kerang Beracun

5 Mei 2017 12:48
Puluhan aktivis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendatangi kantor Kejari dan Polres Jeneponto, jumat (5/5). (kahar/inikata)

JENEPONTO, INIKATA.com – Puluhan aktivis dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendatangi kantor Kejari dan Polres Jeneponto, jumat (5/5).

Kedatangan Mahasiswa HMI di kantor Kejari dan Polres Jeneponto berkaitan dengan adanya dugaan kasus pencemaran limbah industri yang memakan korban jiwa.

Dalam orasinya Mahasiswa HMI Jeneponto mendesak pemerintah daerah mengevaluasi kinerja dinas yang mengawasi baik bidang industri maupun tenaga kerja.

Mereka juga meminta Kejari untuk tetap konsisten mengawal kasus hukum yang ada di daerah ini baik tindak pidana korupsi atau tindakan yang merugikan rakyat.

“Meminta kepada kepala kantor Lingkungan hidup untuk mempertegas pengawasan baik dari pencemaran yang dihasilkan industri maupun pencemaran lingkungan lainnya, meminta pemerintah daerah untuk mengeluarkan perda terkait pembatasan tenaga kerja asing yang masuk di daerah ini,” Kata Jenderal Lapangan Ilho Dolker.

HMI juga meminta Direktur Rumah Sakit Umum Daerah agar bertanggung jawab atas tindakan dugaan pidana korupsi tahun 2014, Meminta kepada DPRD agar tetap mengawal tenaga kerja asing yang ilegal, serta meminta Kadis tenaga kerja Jeneponto untuk mundur dari jabatannya karena tidak transparan terkait tenaga kerja asing yang masuk di daerah ini.

Sementara, Aktivis Alim Bahri dalam orasinya meminta Kapolri mencopot Kapolres Jeneponto apabila tidak mampu menyelesaikan kasus Kerang Beracun yang telah menelan korban jiwa.(***)