RMS-NA Disambut Tepuk Tangan Saat Pertemuan KPK

4 Mei 2017 17:45
Dua bupati di Sulsel yang memiliki prestasi luar biasa, Bupati Sidrap H Rusdi Masse (RMS) dan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah (NA) saat menghadiri acara sosialisasi pencegahan korupsi terpadu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (4/5/2017) disambut riuh tepuk tangan peserta dari 24 kabupaten/kota se- Sulsel.

SIDRAP, INIKATA.com – Dua bupati di Sulsel yang memiliki prestasi luar biasa, Bupati Sidrap H Rusdi Masse (RMS) dan Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah (NA) saat menghadiri acara sosialisasi pencegahan korupsi terpadu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (4/5/2017) disambut riuh tepuk tangan peserta dari 24 kabupaten/kota se- Sulsel.

Hal ini terbukti saat Bupati Sidrap H Rusdi Masse dipanggil untuk naik di atas forum menandatangani pakta integritas dan Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah daerah dengan KPK, sontak peserta bertepuk tangan.

Ada yang bahkan berteriak dengan nada lantang, “Majuki Bosku” yang merupakan tagline pendukung RMS untuk mendorong RMS maju di kontestasi pilgub Sulsel 2018 mendatang.

Usai tanda tangan, RMS kembali duduk di kursi deretan paling depan dengan tetap iringan tepuk tangan peserta sosialisasi.

Setelah RMS, panitia sosialisasi dari KPK kemudian memanggil nama Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah (NA). Sama seperti RMS, langkah bupati Bantaeng ini pun diikuti riuh tepuk tangan peserta.

“Hanya dua bupati yang disebut namanya semua tepuk tangan. Pak bupati Sidrap dan Bupati Bantaeng. Bupati lain disebut namanya naik tanda tangan biasa biasa saja tidak ada yang tepuk tangan,” ujar Lukman, salah seorang Kabag dari Pemkab Sinjai yang jadi peserta acara tersebut, Kamis (4/5/2017).

Apresiasi para birokrat se Sulsel ini terhadap dua kepala daerah ini tak lain karena keduanya disebut sebut akan maju di pilgub Sulsel, juga keduanya diisukan akan berpasangan. RMS-NA, RMS cagub dan NA cawagub.

Selain itu, tentu secara objektif kedua bupati ini memiliki prestasi yang luar biasa selama dua periode kepemimpinannya di masing- masing wilayahnya. RMS mampu membawa Sidrap lebih maju dan berkembang dengan angka kemiskinan paling rendah di Sulsel. Sedangkan NA mampu membawa perubahan dan juga kemajuan di Bantaeng.