Petugas Tak Diindahkan, Konvoi Kendaraan Siswa Tetap Berlangsung

4 Mei 2017 14:05
Aksi konvoi kendaraan siswa di Kabupaten Sidrap. (hasman/inikata)

SIDRAP, INIKATA.com – Sudah menjadi tradisi yang seharusnya tidak perlu terjadi setiap tahun usai pengumuman hasil ujian bagi siswa SMA atau sederajat yang melakukan aksi turun ke jalan untuk melampiaskan rasa sukanya setelah menerima pengumuman kelulusan hasil ujian nasional yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Walaupun sudah ada upaya pihak sekolah maupun aparat untuk menghimbau dan melarang siswa turun ke jalan melakukan aksi konvoi kendaraan, namun hal itu tidak digubris dan tetap dilaksanakan, sehingga aksi tersebut mengganggu pengguna jalan lainnya.

Disamping mengganggu pengguna jalan lainnya, aksi konvoi kendaraan siswa tersebut mengganggu kebisingan masyarakat yang menjalankan ibadah shalat Dhuhur dengan penggunaan knalpot resing yang memekakkan telinga, terutama bagi pasien rumah sakit Arifin Nu’mang, Rappang, Sidrap, Kamis (4/5/2017).

“Sebaiknya anak-anak kita yang dinyatakan lulus itu tidak turun ke jalan. Hal seperti ini setiap tahun berlangsung, seharusnya petugas dan sekolah serta orang tua siswa membuat kesepakatan yang lebih tegas agar hal ini tidak terulang terus yang berdampak pada terganggunya pengguna jalan lainnya serta tidak menimbulkan kebisingan,”ujar salah seorang keluarga pasien dari Enrekang di RS Arifin Nu’mang, Rappang.

Pantauan INIKATA.Com di Rappang, Sidrap, aksi konvoi kendaraan siswa tersebut, mengambil titik kumpul di sekitar lokasi monumen Bambu Runcing, Rappang dan keliling di kota Rappang dan sekitarnya yang menggunakan pakaian sekolah yang sudah disemprot cat berwarna warni. (***)