Memprihatinkan, Kekerasan Terhadap Wartawan Meningkat

2 Mei 2017 14:04
Ketua PWI Kabupaten Sidrap-Enrekang, Hasman Hanafi. (foto:ist)

SIDRAP, INIKATA.com – Memprihatinkan, kata ini dinilai tepat dialamatkan kepada wartawan atas terjadinya kekerasan yang dialami, khususnya pada saat menjalankan tugas jurnalistiknya di lapangan.

Berdasarkan data yang diungkapkan Dewan Pers pusat beberapa hari lalu, kekerasan yang terjadi terhadap wartawan, mengalami peningkatan hingga 100 persen, dan mayoritas kasus kekerasan tersebut berakhir tanpa proses hukum yang jelas.

Dengan kejadian seperti ini, Ketua Dewan Pers memastikan tidak akan memediasi lagi setiap kekerasan yang menimpa wartawan dan menyerahkan sepenuhnya kepada petugas untuk dilakukan proses hukum.

Ketua PWI Kabupaten Sidrap-Enrekang, Hasman Hanafi, di Pangkajene, Sidrap, Selasa (2/5/2017) mengatakan, sejalan dengan ketegasan yang disampaikan ketua Dewan Pers.

Menurutnya, dari sejumlah kekerasan yang dialami wartawan di daerah Sulsel pada khususnya, mayoritas proses hukumnya berakhir dengan upaya damai, sehingga tidak memunculkan efek jera terhadap pelaku, baik yang dilakukan masyarakat biasa maupun petugas.

“Masyarakat dan petugas harus menyadari sepenuhnya bahwa, tugas wartawan itu sebagai pembawa misi informasi yang dibutuhkan seluruh elemen, sehingga pihak yang mencoba menghalangi tugas mulia itu, layak diberikan sangat tegas hingga memiliki putusan hukum yang setimpal,”tegasnya.

Sekedar diketahui, kekerasan yang terjadi terhadap wartawan pada tahun 2015 lalu, mencapai 42 orang, dan pada tahun 2016 sebanyak 78 orang, sehingga terjadi peningkatan kekerasan yang hampir mencapai kurang lebih 100 persen. (**)