SYL Tak Hadir di Hari Ulangtahun Kabupaten Jeneponto karena Dampingi Wapres

1 Mei 2017 15:23
Sekretaris Pemprov Sulsel, Abdul Latief yang mewakili Gubernur menyampaikan permohonan maaf bapak Gubernur karena tidak sempat hadir berhubung mendampingi Bapak Wakil Presiden dalam kunjungannya ke Sulawesi Selatan.

JENEPONTO, INIKATA.com – Hari Jadi Jeneponto ke-154 tidak dihadiri Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, senin (1/5/2017).

Syahrul tidak hadir di acara hari jadi Jeneponto ke-154 karena sedang mendampingi Wapres Jusuf Kalla dalam kunjungan kerjanya di Sulawesi Selatan.

Sekretaris Pemprov Sulsel, Abdul Latief yang mewakili Gubernur menyampaikan permohonan maaf bapak Gubernur karena tidak sempat hadir berhubung mendampingi Bapak Wakil Presiden dalam kunjungannya ke Sulawesi Selatan.

“Saya mewakili pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memgucapkan selamat hari jadi Kabupaten Jeneponto ke- 154. Dengan hari jadi ini dapat semakin meningkatkan harkat dan martabat, berkepribadian yang keras, semangat pantang menyerah, Yang tercermin dalam budaya masyarakat Jeneponto,” kata Abdul Latief, di Lapangan Parang Passamaturukang.

Sementara, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengatakan, dengan tema peringatan hari jadi tahun yakni dengan semangat hari jadi Jeneponto yang ke 154 tahun 2017, kita wujudkan Jeneponto hijau, aman, tertib menuju Jeneponto Gammara.

“Dalam kurang dari 3 tahun ini dalam gerakan penghijauan telah menanam kurang lebih 3 ribu pohon, itu tersebar bukan saja di kota, tapi diseluruh pelosok desa. Kami mengisyaratkan untuk semua calon Kepala Desa menanam pohon. Tahun lalu mendapat apresiasi dari kementerian lingkungan hidup berupa sertifikat,” ungkap Iksan Iskandar.

Selain itu, kata Iksan bahwa memasuki tahapan pilkada, kami akan mensukseskan pilkada yang aman, dan tertib. Sehingga, itu menjadi bagian agenda pembangunan yang rutin dilaksanakan setiap lima tahunan. “Berdasarkan pengalaman selama ini orang Jeneponto sudah cerdas berdemokrasi,” tuturnya.

“Dihadapan Bapak Gubernur atau yang mewakili telah ditanda tangani nota kesepahaman berbagai proyek. Akan dikembangkan menjadi pusat kawasan garam terbesar di Indonesia timur. Selain itu, akan menjadi pengembangan rumput laut di Kelurahan Tonro Kassi,” jelas Iksan.

“Pada hari ini Jeneponto mendapat kado istimewa, pihak kementerian ESDM menyampaikan agar menghadiri pelelangan blok karaengta di Jeneponto Lama. Mudah-mudahan ini dapat tercapai untuk meningkatkan kesejahteraan. Tahun 2018 akan menjadi penyuplai energi listrik terbesar,” lanjutnya.(**)