Sebelum Rastra Disalurkan, Bulog-Pemkab Terlebih Dahulu Berkoordinasi

1 Mei 2017 13:14
Kasub Divre Bulog Sidrap, Muh Taufik

SIDRAP, INIKATA.com – – Ditemukannya penyaluran beras sejahtera (Rastra) disalah satu kabupaten di Sulsel yang dinilai tidak layak konsumsi  menuai kecaman dari berbagai pihak.

Pasalnya, jatah beras bagi warga yang tergolong pra sejahtera tersebut, kondisinya sudah berulat, bau, dan sudah hancur, sehingga warga penerima rastra pengganti raskin, menolak menerima jatah tersebut dan meminta untuk segera diganti.

Menyikapi masalah yang terjadi di Kabupaten Jeneponto itu, Kasub Divre Bulog Sidrap, Muh Taufik enggan mengomentari hal itu terlebih jauh, namun dia hanya menjelaskan sebelum pendistribusian jatah Rastra didaerah ini, terlebih dahulu pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Sosial untuk melihat kondisi kualitas Rastra itu.

Sebelum disaksikan pihak pemerintah sebagai penerima yang mewakili masyarakat, lanjut Muh Taufik, pihaknya tidak akan menyalurkannya guna menghindari masalah dilapangan, khususnya masalah komplain mutu dan kualitas rastra itu sendiri.

“Sistem ini sudah lama kami lakukan dengan Pemkab Sidrap sebelum Rastra disalurkan, pihak Dinsos diminta untuk melihat kondisi kualitas beras yang ada di gudang Bulog Sidrap, sehingga penyaluran Rastra tersebut tetap berjalan dengan baik,”ujar Taufik yang dihubungi melalui ponselnya, Senin (1/5/2017).