Pos Lalu Lintas Polrestabes Makassar Diserang OTK

1 Mei 2017 1:52
Pos Lalu Lintas Polrestabes Makassar yang diserang OTK. (Foto-foto:Afriansyah/Inikata.com)

MAKASSAR, INIKATA.com – Orang Tidak Dikenal (OTK) kembali menyerang dan melakukan pelemparan sebuah Pos Lalu Lintas di Jalan Urip Sumihardjo, Kecamatan Panakkukang, Minggu (30/4/2017) sekira pukul 23.45 WITA.

Penyerangan itu diduga dilakukan oleh dua pengendara sepeda motor yang saling berboncengan tiga, akibatnya, kaca depan Pos Lalu Lintas milik Polrestabes Makassar tersebut pecah.

Ironisnya, salah satu anggota Lantas Polrestabes Makassar Aiptu Eko yang berada di dalam Pos tersebut merasa kaget akibat pelemparan batu mengenai kaca.

Sementara menurut keterangan salah satu saksi, D’ Amri mengatakan, penyerangan itu secara tiba-tiba, berawal diduga pelaku datang dari arah jembatan Fly Over mengarah ke Jalan Perintis Kemerdekaan.

“Dua motor, diduga pelaku itu berjumlah enam orang. Ada yang menggunakan motor Kawasaki Ninja satunya tidak ditahu,” ucapnya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (1/5/2017) dini hari.

IMG-20170501-WA0000

Menurut dia, diduga pelaku itu awalnya melintas kearah Jalan Perintis Kemerdekaan, melihat Pos Lalu Lintas nampak sepi, OTK tersebut kembali kearah Pos dan langsung melakukan pelemparan sekaligus penyerangan.

“Orangnya pertama itu sudah lewat kearah bawa, tapi kelihatan ini Pos sepi makanya dia kembali. Satu motor di depan pos langsung melakukan pelemparan, satu motor menunggu di depan dekat hotel,” jelasnya.

Usai melakukan penyerangan dan pengerusakan Pos akibat lemparan batu, pelaku berjumlah enam orang itu kemudian kabur meninggalkan lokasi, pelaku kembali mengarah ke Jalan Perintis Kemerdekaan.

Berselang beberapa saat, Pihak Polsek Panakukang dipimpin Kapolsek Panakukang, Komisaris Polisi Dodik serta Kanit Reskrim Polsek Panakukang AKP Muhammad Warpa mendatangi lokasi dan mencek semua lokasi termaksud hasil rekaman CCTV beberapa Toko yang ada.

“Korban yang sementara berada di dalam sudah melaporkan kejadiannya. Untuk pelaku penyerangan dan pelemparan masih dalam tahap lidik untuk mengungkap motifnya apa,” kata Kompol Dodik. (**)