Tertangkap dengan Wanita di Studio 33 Clarion, Oknum Anggota DPRD Morowali Direhab

21 April 2017 23:07
Penggerebekan di Studio 33 Clarion Makassar, kemarin.

MAKASSAR, INIKATA.com – LM (45) yang merupakan oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) akhirnya diserahkan ke Pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) guna herabilitasi, Jumat (21/4/2017).

Salah satu sumber terpercaya Inikata.com menyebutkan bahwa oknum anggota DPRD Kabupaten Morowali tersebut merupakan ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Diberitakan sebelumnya, LM terbukti selaku pengguna Narkoba setelah pemeriksaan urine dilakukan terhadap dirinya disaat LM berada di sebuah tempat hiburan malam (THM) Studio 33, Grand Clarion Hotel, Jalan A.Pettarani Makassar pada Kamis dinihari (20/4/2017) lalu.

Saat keberadaannya di sebuah club malam, razia Oprasi Antik Lipu 2017 gencar dilakukan oleh pihak BNNP Sulsel serta Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar. Kala itu, LM tertangkap bersama dengan rekan wanitanya.

Hal rehabilitasi ketua DPC Partai tersebut dibenarkan oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi saat ditemui Inikata.com di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Jumat (21/4/2017).

“Pagi tadi kami sudah serahkan ke pihak BNNP Sulsel guna dilakukan rehabilitasi. Saat diamankan tidak ada barang bukti hanya hasil tes urine menyatakan dia positif selaku pengguna,” ujar Endi.

Selain LM yang diamankan sebuah kamar room, kata Endi bersangkutan pada saat berada didalam Studio THM, dia (LM) bersama dengan lima orang rekannya, yakni tiga orang perempuan dan tiga orang laki-laki.

“Dia kita amankan bersama dengan rekannya, tiga lelaki dan tiga perempuan. Tiga orang lainnya juga diserahkan pada Lembaga Peduli Anak Bangsa guna menjalani rehabilitasi,” jelasnya lagi.

Terpisah, di lokasi yang sama Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika juga mengungkapkan hal yang sama. Diari mengatakan, saat pemeriksaan oleh tim BNNP Sulsel terhadap oknum anggota DPRD Morowali itu, LM sempat mengelak jika tidak menggunakan narkoba.

“Dia itu berkali kali sempat mengelak,
katanya dia tidak memakai sabu-sabu, namun hasil tes urinenya menunjukkan positif, sehingga dia harus diserahkan ke BNNP untuk rehabilitasi,” ujar dia. (**)