Satu Diantara Tiga Pelaku Merupakan Bandar Narkoba

21 April 2017 19:02
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi memperlihatkan barang bukti narkoba

MAKASSAR, INIKATA.com – Perburuan bagi pelaku penyalagunaan Narkotika terus dilakukan pihak Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar hingga berhasil meringkus tiga pelaku dilokasi berbeda-beda. Bahkan satu diantara mereka bertiga merupakan bandar Narkoba yakni, Taufik Rahman (42).

Taufik Rahman ditangkap berdasarkan barang bukti yang ditemukan pihak kepolisian dengan jumlah besaran 50 gram. Barang bukti tersebut diamankan saat Taufik Rahman berada di Jalan Landak. Penangkapan Taufik Rahman sejak Rabu (19/4/2017) lalu.

Tak sampai pada penangkapan Taufik Rahman saja, pihak Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar terus melakukan pengembangan kepada dua orang pelaku rekanan Taufik Rahman. Dia adalah Fandi (38) dan Askar (38), dimana kedua pelaku itu ditangkap disaat asik pesta sabu, di Jalan Nuri, Makassar, Kamis kemarin (20/4/2017).

Bandar besar Narkoba tersebut dibenarkan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi saat memggelar jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Jumat (21/4/2017).

Endi Sutendi mengatakan, tersangka Taufik adalah salah satu bandar besar karena dari tangan tersangka polisi berhasil menyita barang bukti seberat 50 gram sabu. Lanjut Endi menyebutkan, proses penangkapan terhadap Taufik itu
dengan cara dicegat usai dibuntuti oleh anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar. Saat digeledah polisi menemukan 30 gram narkoba jenis sabu.

“Setelah dicegat dilakukan penggeledahan kembali di rumah tersangka, di Jalan Sungai Tangka, dan berhasil disita barang bukti seberat 20 gram sabu,” Endi menjelaskan.

Lebih jauh Mantan Kabid Humas Polda Sulsel tersebut menjelaskan, kedua tersangka lainnya yaitu Fandi dan Askar ditangkap setelah dilakukan introgasi terhadap tersangka Taufik dan menunjuk Fandi sebagai perantara antara tersangka Taufik dengan bandar lainnya.

Menurut perwira tiga bunga melati ini juga, pengakuan tersangka Taufik, ini kali ketiga dirinya beroperasi, kendati demikian, tersangka Taufik bukanlah DPO kasus penyalahgunaan narkoba. Rencananya, barang haram tersebut akan diedarka di Makassar saja.

“Semuanya ini kami masih lakukan penyelidikan dan pengembangan lainnya,” tutup Endi.(**)