YLP2EM Gelar Dialog Kebangsaan

20 April 2017 12:57
Yayasan Lembaga Pengkajian pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (YLP2EM) menggelar Dialog Kebangsaan, Kamis (20/04/2017).(kalma/inikata)

PAREPARE, INIKATA.com – Mengangkat tema, Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Bagi Generasi Muda Dalam Mempertahankan Keutuhan NKRI, Yayasan Lembaga Pengkajian pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (YLP2EM) menggelar Dialog Kebangsaan, Kamis (20/04/2017).

Koordinator Program YLP2EM Parepare, Abd Samad Syam, menjelaskan, kegiatan ini digelar agar mahasiswa tidak mudah terpengaruh oleh perkembangan zaman.

” tujuan kegiatan ini memberikan terotaka atik oleh isu yang sedang berkembang saat ini, pembentukan negara islam sangat keras,” ujarnya.

Sementara Kepala Badan Kesbangpol, Mustafa yang mewakili Wali Kota Parepare, DR HM taufan Pawe disela-sela membuka kegiatan menambahkan,
kegiatan ini akan meningkatkan kesatuan khususnya yang ada di Parepare.

” Pemerintah, TNI, tokoh pemuda, tokoh wanita, harus berkolaborasi dalam menghadapi tantangan global di Parepare, tidak boleh lagi ada masyarakat yang miskin, kurang mampu, tentunya capaian ini diharapkan kontribusinya kepada pemerintah parepare, tantangan dalam berbangsa dan bernegara tidak hanya dari luar, tetapi dari dalam, olehnya itu, marilah kita tingkatkan kebersaamaan ini demi kemajuan Kota Parepare,”jelas Mustafa

Danramil 1405 mallusettasi Kecamatan Soreang, yang mewakili Dandim 1405/Mlts, Kapten Inf. Basri mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh YLP2EM

” Saya hanya sharing berbicara tentang sejarah pejuang membela negara Indonesia, jadi untuk mempertahankan perjuangan itu adalah menjaga UUD dan Pancasila dengan menjaga moralitas, paham agama, memiliki wawasan kebangsaan, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) ,”paparnya.

Pemateri dari Akademisi, Dr. Sainal Said, MH juga mengatakan tidak bisa menghindari dari konteks globalisasi dunia.

” Di era globalisasi, budaya-budaya bebas masuk, budaya-budaya baru, ada moralitas baru yang lahir, di sinilah eksistensi NKRI, kita harus bersaing mempertahankan apa yang ada utamanya Budaya kita dalam menghadapi era globalisasi saat ini,”ungkapnya.

Pemateri dari Kepemudaan, Muhammad Ali, lebih berbicara tentang kepemudaan dalam wawasan kebangsaan.

” Pola fikir pemuda dulu dan sekarang sudah berbeda, utamnya berkaitan dengan kepentingan politik, yang menjadi pokok dalam membangun wawasan bangsa ini khususnya bagi para pemuda adalah, bagaimana membentuk jati diri sebagai bangsa yang baik,diskusi berbagai permasalahan, kontrol sosial terkait pembicaraan dimedia sosial yang merupakan pengaruh canggihnya teknologi, dan menjadi penyangga dalam lingkungan masyarakat jika ada konflik,”tandasnya.

Kegiatan ini dihadiri, Danramil Kodim 1405 Mallusettasi, Kepala Badan Kesbangpol, perwakilan mahasiswa, organisasi masyarakat (ormas), pengurus YLP2EM, tiga pemateri masing-masing, pemateri dari akademisi, TNI dan Tokoh Pemuda.(***)