Gubernur Sulsel dan Menteri PU Tiba-tiba Mendarat di Parepare, Ada Apa?

19 April 2017 13:13
Helikopter yang memuat rombongan Menteri Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Muh Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mendarat darurat di Lapangan Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Rabu (19/4/2017). (kalma/inikata)

PAREPARE.INIKATA.com – Helikopter yang memuat rombongan Menteri Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Muh Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mendarat darurat di Lapangan Gelora Mandiri, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Rabu (19/4/2017).

Berdasarkan data yang dihimpun jurnalis inikata.com, Helikopter yang mendarat darurat di lokasi tersebut dikarenakan Pilot an Kapten Wiranto tiba-tiba mengalami sesak nafas yang diduga serangan jantung.

Camat Bacukiki, HM Iskandar Nusu mengatakan, rencananya rombongan yang tiba-tiba mendarat di lapangan gelora mandiri Parepare akan berkunjung ke Kabupaten Wajo dalam rangka kunjungan bendungan.

mendarat

Sementara, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menjelaskan,karena pilot kurang sehat, sehingga helikopter harus mendarat tiba-tiba.

“Kami pilih Kota Parepare untuk mendarat, karena kami melihat lokasi untuk mendarat cocok,”jelas Syahrul Yasin Limpo.

Mentri PUPR, Muh Basuki Hadimuljono menambahkan, kejadian seperti ini bukan hanya sekali dialami.

” Ini bukan kali pertama, dulu di Tasik, kami juga terpaksa mendarat darurat dikarenakan pilotnya mengalami sesak nafas,”ungkapnya.

Selain itu, pada kesempatan itu juga dirinya mengatakan mengapresiasi kinerja Wali Kota Parepare dalam bidang pelayanan kesehatan.

“Kota Parepare patut diapresiasi kinerja wali kotanya dalam hal ini, DR HM Taufan Pawe, karena hanya lima menit ambulance sudah sampai memberikan pertolongan pada pilot tadi,”.

Hanya saja kata dia, yang perlu ditingkatkan terkait kebutuhan masyarakat Kota Parepare yang mendesak yaitu persedian air minum.

“Olehnya itu, dalam waktu dekat ini, kami akan membuat bendungan kecil untuk menampungan air baku air bersih,”paparnya.

Hingga informasi turun, Pilot Helikopter tersebut, Kapten Wiranto tengah ditangani pihak Rumah Sakit Andi Makkasau Parepare.

“Pak Wiranto mengalami riwayat penyakit Bronitis dan hipertensi, namun setelah ditangani dengan cepat, kini kondisinya sudah mulai stabil,”terang Wakil Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, dr. Reni Anggraeni.(**)