Keluarga Besar H Mamma Tak Terima Perlakuan Oknum POMAL

19 April 2017 0:09
Insiden antara Salim Djati Mamma bersama sejumlah Anggota POMAL. (Foto: youtube)

MAKASSAR, INIKATA.com – Pengeroyokan sekaligus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota POMAL terhadap dua warga sipil, Salim Mamma dan H. Muhammad Said membuat keluarga besar H Muh Mamma S tak menerima kelakuan tersebut.

Hal tersebut dikatakan Farid Mamma saat dikonfirmasi Inikata.com melalui via selulernya, Selasa (18/4/2017). Farid Mamma mengatakan, pihaknya menyayangkan kejadian itu yang menimpa dua orang sekaligus.

“Tindakan tersebut adalah salah satu contoh kelakuan oknum preman berseragam,” ujar Direktur PUKAT Sulsel, Farid Mamma.

Ditanya terkait Danlantamal VI Makassar membantah persoalan adanya pemukulan dilakukan oleh anggota POMAL, menurutnya, kasus itu merupakan tontonan dimana diperlihatkan oknum anggota berseragam.

“Ini adalah insiden kekerasan yang lagi-lagi jadi tontonan dimana perbuatan oknum militer yang melanggar kode etik dalam internalnya sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu perihal penertiban parkir liar yang ada di sepanjang jalan Satando, menurut Farid yang juga salah satu pengacara senior ini, adalah ranah PD Parkir, adapun sanggahan Lantamal VI Makassar yang membantah adanya pemukulan tersebut, itu adalah asumsi guna menutup-nutupi kesalahan anggotanya.

Lebih lanjut saudara kandung Salim Mamma ini tidak dapat menerima kejadian tersebut, dan akan membawa insiden penganiayaan ke hadapan Kasal dan ranah hukum jika tak ada tindakan dari pimpinan POMAL. (**)