Pemkot Parepare Gratiskan Beras Sejahtera ke 4.955 Kepala Keluarga

17 April 2017 19:50
Wali Kota Parepare,DR. HM Taufan Pawe, saat menyerahkan rastra secara simbolis kepada perwakilan Setiap Kelurahan, di Tonrangeng River Side (TRS), Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Senin (17/04/2017).

PAREPARE, INIKATA.com – Pemerintah Kota Parepare bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Sub Divre) Parepare, gelar sosialisasi dan penyaluran beras sejahtera (rastra) tahun 2017, Senin (17/4/2017) di Tonrangeng River Side (TRS), Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare

Kepala Subdivre Bulog Parepare, Asmal, mengungkapkan, penyaluran rastra tersebut tertunda yang seharusnya disalurkan bulan Januari tahun ini, namun terlebih dahulu dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Repubik Indonesia (DPR RI) dan pemerintah pusat, kemudian disetujui oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak barulah bisa disalurkan.

“Setelah disetujui oleh kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, selanjutnya ke Provinsi lalu kemudian ke Kabupaten/Kota, akhirnya dengan koordinasi yang cepat, rastra sudah bisa disalurkan dan dinikmati oleh masyarakat,”paparnya.

Taufan P Bagi Beras 2Selanjutnya kata dia, ini merupakan suatu kebanggaan bagi Bulog Parepare, di mana harga beras sebagian dibayarkan oleh Pemkot, sedangkan, daerah lain masih dibayar oleh masyarakat.

“Tentunya terima kasih kepada Wali Kota Parepare, Taufan Pawe yang telah mengurangi beban kami di Bulog, Semoga bantuan rastra tahun ini bisa bermanfaat, utamanya dalam hal menurunkan harga di pasar karena permintaan berkurang, yang disebabkan oleh harga pada tingkat konsumen bisa ditekan,”tambahnya

Wali Kota Parepare Taufan Pawe, menjelaskan, sejak tanggal 1 Januari 2016 lalu, beras miskin (raskin) yang telah berganti nama menjadi rastra, telah digratiskan kepada 4.955 KK warganya

“Jadi selain menggratiskan rastra, rastra tersebut juga diantarkan langsung ke depan pintu penerima, dan jika ditemukan ada pihak Kelurahan yang malas untuk mengantar rastra tersebut kerumah warga, maka masyarakat bisa menyampaikan kepada saya, begitupun kualitas berasnya jika kurang bagus,”Jelas Taufan

Taufan menambahkan, Pemkot Parepare tidak hanya berpikir untuk menggratiskan rastra, namun juga memikirkan bagaimana meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakatnya.

“Terima kasih atas kerjasama dari pihak Bulog. Kami berharap Semoga rastra tersebut betul-betul berkualitas dan layak dikonsumsi oleh masyarakat,” pungkasnya,”Harap Taufan

Mengenai prosesnya penyaluran rastra tersebut, Kata Taufan, uang sudah tersalurkan ke Bulog sebelum rastra itu dibagi ke masyarakat.

“uang sudah sampai terlebih dahulu ke Bulog sebelum rastra tersebut tersalurkan,”ungkapnya. (**)