Kisah Persahabatan Berdarah di Gowa, Berakhir Maut di Ujung Badik

17 April 2017 2:20
Jenazah Iksan (16) saat disemayamkan di rumah duka.(Foto: Afriansyah)

GOWA, INIKATA.com– Iksan (16) seorang pelajar yang tewas ditikam oleh pelaku yang diketahui sebagai mahasiswa, Anto (20) di Dusun Taeng, Desa Taeng, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Minggu malam (16/4/2017) ternyata memiliki permasalahan sebelumnya.

Hal tersebut diungkapkan langsung kepala Dusun Taeng, Mulihamzah saat ditemui Inikata.com dilokasi tempat korban ditikam, dia mengatakan, sebelum terjadinya penikaman terhadap Iksan, terlebih dahulu ada perselisihan paham antara pelaku maupun korban.

“Ya ada selisi paham antara korban maupun pelaku, tapi kami tidak tahu persis apa permasalahan sehingga terjadi penikaman,” ujarnya, Senin (17/4/2017).

Baca Juga: 

Menurut dia, korban dan pelaku bisa dikatakan bersahabat, sebab keduanya melakoni usaha bersama. Tiba-tiba saja perselisihan terjadi, ketika korban dipecat selaku pegawai disebuah konter handphone.

“Korban sempat bekerja di konter pelaku, tapi tiga hari sebelumnya itu korban katanya di pecat,” tandasnya.

Sementara ini pelaku merupakan warga Kabupaten Bulukumba telah diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Gowa guna proses hukum lebih lanjut.(**)