Ini Alasan 21 BPC HIPMI Berupaya Lengserkan Herman Heizer jadi Ketua

15 April 2017 23:25
pertemuan 21 BPC HIPMI se Sulawesi Selatan, D'Maleo Hotel, Jalan Pelita Raya, Sabtu (15/4/2017).

MAKASSAR, INIKATA.com – Wacana pelengseran Herman Heizer selaku ketua umum BPD HIPMI Sulsel telah berlangsung dalam pertemuan 21 BPC HIPMI se Sulawesi Selatan, D’Maleo Hotel, Jalan Pelita Raya, Sabtu (15/4/2017).

Mereka secara langsung bertandatangan agar Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI melakukan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk HIPMI Sulsel.

Hal tersebut dikatakan Ketua Hipmi Takalar Nawir Sita. Nawir Sita mengatakan, saat ini ketua Herman Heizer tidak lagi dipercaya selaku ketua atau memimpin HIPMI Sulsel.

Syarat 2/3 anggota BPC HIPMI, kata Nawir, telah mengusulkan Musdalub, semua sudah terpenuhi yakni 16 BPC. Sementara yang bertanda tangan persoalan itu sudah mencapai 22 BPC.

“Sudah ada yang bertanda tangan 22. Kami masih menunggu BPC HIPMI Bulukumba, Maros,” jelasnya.

Herman Heizer tidak lagi dipercaya BPC karena dianggap tidak memegang prinsip senioritas di Hipmi. Tidak bisa menyatukan anggota yang terpecah.

“Herman Haizer mengangkat pengurus BPD yang tidak sesuai aturan AD/ART,” ungkapnya lagi.

Keinginan BPC ini pun sudah disampaikan ke pengurus HIPMI pusat. Meski belum ada jadwal dan keputusan Musdalub, penggagas Musdalub ini yakin Herman akan lengser.

“Hari Selasa lalu kami ketemu bagian OKK Hipmi di Jakarta, Tidak ada lagi alasan dan kompromi Herman Heizer harus lengser,” tutupnya. (**)