Kadis PUPR-Komisi III DPRD Tinjau Tanggul Jebol di Parepare

6 April 2017 19:41
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Parepare Syamsuddin Taha didampingi stafnya bersama Anggota DPRD Komisi III, Mulyadi, meninjau tanggul jebol, Kamis (6/4/2017).

PAREPARE, INIKATA.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Parepare Syamsuddin Taha didampingi stafnya bersama Anggota DPRD Komisi III, Mulyadi, Kamis (6/4/2017) tadi turun langsung melihat beberapa tanggul yang jebol akibat tingginya curah hujan beberapa waktu lalu.

Terdapat tiga bendungan yang jebol akibat derasnya air yang tidak bisa ditahan oleh bendungan tersebut dan akhirnya merusak lahan persawahan masyarakat setempat, tiga diantaranya yaitu, berada di wilayah Padampero, Lompoe dan Lemoe.

Kepala Dinas PUPR, Syamsuddin Taha menjelaskan, bendungan yang berada di daerah sungai Lawalane jebol akibat curah hujan deras dan menggerus sawah masyarakat.

“Akibat jebolnya bendungan air kenalah sawah masyarakat, tergerus satu petak sawah habis. Ada usulan warga supaya sungai itu dijebol saja supaya air terus mengalir ke bawah tidak menggerus ke samping ke arah sawah warga,”jelas Syamsuddin Taha.

IMG-20170406-WA0046

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya telah mengusulkan ke pihak terkait untuk menangani bencana alam tersebut.

“Inikan kejadian berupa bencana alam, kami langsung tanggap, dan akan usul ke Balai Besar Wilayah Sungai Je’neberang untuk diperbaiki tebing yang hancur itu karena sudah mau dekat tower listrik yang bertegangan tinggi. Kalau tidak diantisipasi maka akan sampai ke tower itu, intinya kami lapor ke Balai Besar wilayah sungai Je’neberang yang mana duluan diantisipasi baik itu pembiayaan perbaikan,”tambahnya.

Dihubungi secara terpisah, Anggota DPRD Komisi III Mulyadi, menjelaskan, bahwa kunjungannya bersama dinas PUPR sudah direncanakan kemarin setelah mendapat laporan dari warga,

“Memang kemarin kita sudah rencanakan untuk datang di beberapa titik yang bencana alam ini, ada tiga sebenranya bendungan yang jebol akibat pengikisan lahan pertanian beberapa sawah yang menyatu dengan sungai dan itu sudah ditinjuau dari Dinas PUPR beserta stafnya,”sambung Mulyadi.

Kalau bencana kata dia, tentu ditanggulangi oleh Badan Penanggulangan Bemcana Daerah (BPBD) atau dari Dinas PUPR. (**)