Bejat! Petani Lutra Nekat Cabuli Bocah Usia 11 Tahun dalam Rumah

1 April 2017 11:11
Sungguh bejat kelakuan Junardi (40), seorang petani di Dusun Benteng, Kelurahan Salassa, Kecamatan Mappideceng, Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Ia nekat melakukan pencabulan terhadap bocah, PU (11).

MAKASSAR, INIKATA.com – Sungguh bejat kelakuan Junardi (40), seorang petani di Dusun Benteng, Kelurahan Salassa, Kecamatan Mappideceng, Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Ia nekat melakukan pencabulan terhadap bocah, PU (11).

Selain itu, korban yang masih tercatat sebagai pelajar Sekolah Dasar (SD) tersebut harus menanggung malu atas musibah menimpah dirinya. Peristiwa menimpah PU terjadi pada Jumat (24/3/2017) lalu.

Tak kuasa menanggung malu apa yang telah dilakukan Junardi, sang ibu korban, Yati (30) melaporkan ke Satuan Reskrim Polres Luwu Utara pada hari Senin (27/3/2017).

Berdasar laporan tersebut dengan bukti Laporan Polisi Nomor: 60/III/2017/SPKT Res Lutra. Anggota Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Luwu Utara langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Junardi pun berhasil tertangkap disaat berada di sebuah kebun Merica Dusun Banteng, Kecamatan Mappideceng, Lutra, Sulawesi Selatan. Jumat kemarin (31/3/2017).

Kanit Resmob Polres Luwu Utara, Ipda Rodo P. Manik mengatakan, tim Resmob Polres awalnya melakukan penangkapan terhadap bersangkutan di kediamannya, namun tersangka sudah tidak berada ditempat.

“Awalnya anggota Resmob melakukan pengejaran di kediaman pelaku tapi pelaku tidak berada disana (Rumah). Berselang berapa waktu, tim melakukan penyelidikan, belakangan diketahui bersangkutan sementara berada di sebuah area kebun merica,” kata Ipda Rodo P. Manik, Sabtu (1/4/2017).

Ipda Rodo menambahkan, PU menjadi korban pelecehan, bermula pelaku datang ke rumah korban, seketika itu Junardi alias Ambo langsung meraba-raba pipi maupun dada korban dengan cara memasukkan tangan kedalam baju.
“Tak terima diperlakukan hal seperti itu, PU sempat malarikan diri keluar rumah sambil menangis. Kini pelaku telah kita serahkan ke Unit PPA Reskrim Polres Luwu Utara guna proses hukum lebih lanjut,” tutupnya.