Kepala Gudang Dolog: Raskin Lambat Tersalurkan di Jeneponto Karena Belum Ada SK Bupati

30 Maret 2017 21:12
Kepala gudang Dolog Jeneponto, Sabaruddin

JENEPONTO, INIKATA.com – penyaluran bantuan beras miskin (raskin) mengalami keterlambatan untuk tahun 2017. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yang mana raskin paling lambat bulan pebruari sudah launching dan disalurkan.

Kepala gudang Dolog Jeneponto, Sabaruddin beralasan, keterlambatan ini dipicu karena belum adanya launching dan belum adanya SK bupati Jeneponto. Terlebih lagi, adanya perubahan data.

“Pada tahun 2017 ini, pagu raskin untuk rumah tangga sasaran (RTS) mengalami pengurangan, termasuk untuk semua Kabupaten, kalau di Jeneponto sekitar 40 ton,” jelas Sabaruddin di kantor Gudang Dolog Jeneponto, kamis (30/3/2017).

Namun, kata Sabaruddin bahwa stok beras untuk jangka enam sampai tujuh bulan ke depan termasuk aman. “beras yang tersedia untuk tahun 2016 dan 2017 sebanyak 3.669 ton, ini stok sekarang,” ujarnya.

“Saya ditelpon sama pimpinan, katanya bagaimana dengan raskinnya, jadi saya bilang tetap koordinasi dengan Bagian ekonomi. Tapi, katanya datanya belum valid. Misalnya, kalau ada pengurangan yang dapat akhirnya tidak dapat, yang tidak pernah dapat ya dapat,” ungkap Sabaruddin.

Menurutnya, Gudang Dolog Jeneponto cuma penyuplai, sedangkan data penerima raskin dari bagian ekonomi, dan ekonomi juga ada data diterima.

Sememtara, Kasubag Koperasi Dan UKM bagian ekonomi Pemkab Jeneponto, Muh. Salehuddin mengatakan, keterlambatan penyaluran raskin karena persoalan data dan adanya perubahan data.

Pasalnya, data sekarang dikelola oleh kemensos, tapi kalau ada data dari kemensos maka raskin akan dilaunching secepatnya.(**)