Muscab PKB Bulukumba Dibuka Wakil Bupati Tomy Satria

30 Maret 2017 17:57
Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bulukumba, di Hotel Agri Bulukumba, Kamis (30/3/2017). (foto:ist)

BULUKUMBA, INIKATA.com – Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bulukumba, di Hotel Agri Bulukumba, Kamis (30/3/2017). Ratusan pengurus dan kader PKB menghadiri Muscab PKB Bulukumba.

Sejumlah petinggi DPP PKB juga hadir. Mereka adalah Ketua DPW PKB Sulsel M Ashar Arsyad serta Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP PKB, DR Nihayatul Wafirah. Sejumlah politisi lintas partai juga hadir. Salah satunya adalah ketua DPRD Bulukumba, Hamzah Pangki (F-Golkar).

Pemkab Bulukumba mengapresiasi Muscab yang digelar DPC PKB Bulukumba. Muscab merupakan sarana untuk memilih pengurus partai serta menyusun program kerja partai lima tahun ke depan. “Saya berharap, Muscab PKB ini melahirkan program yang pro rakyat,” kata Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto.

Harapan Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto, disampaikan saat menyampaikan kata sambutan diacara pembukaan Muscab DPC PKB Bulukumba. Wabup Bulukumba Tomy Satria Yulianto dipercaya untuk membuka Muscab PKB yang dihadiri Wakil Sekjend DPP PKB yang juga anggota Komisi IX DPR-RI (F-PKB), DR Nihayatul Wafirah dan karateker Ketua DPC PKB Bulukumba Andi Muawiyah Ramly.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, mengingatkan pentingnya partai politik untuk terus melakukan pendidikan politik kepada masyarakat. “Saya dorong PKB melakukan pendidikan politik,” pinta Wabup Tomy Satria Yulianto.

Wabup juga mengajak PKB untuk membangun hubungan yang baik dengan Pemkab Bulukumba. Ajakan untuk membangun hubungan yang baik disampaikan Wabup mengingat latar belakang PKB yang punya hubungan kuat dengan organisasi Islam terbesar, Nahdlatul Ulama (NU). “PKB punya modal dasar. NU bapak kandung PKB,” terang Tomy Satria Yulianto.(**)