Pelaku Pembunuhan PNS di Gowa Terungkap Karena Sperma

30 Maret 2017 14:57
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Erwin Zadma saat menggelar konfrensi Pers di Mapolda Sulsel, Kamis (30/3/2017). (ical/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Terungkapnya pelaku pembunuhan di Kabupaten Gowa yang menewaskan seorang Pegawai Negri Sipil (PNS), Amir diawali dari temuan barang bukti aparat Kepolisian di tubuh korban, berupa sperma.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Erwin Zadma. Selain temuan palu yang patah, polisi juga menemukan bercak sperma di tubuh korban.

“Saat jenazah korban diidentifikasi, memang ada ditemukan sperma pada tubuh korban. Itu juga yang menjadi petunjuk kami,” katanya saat konfrensi Pers di Mapolda Sulsel, Kamis (30/3/2017).

Hasil dari temuan barang bukti itulah, dua pelaku tertangkap bernama Karimulla alias Ulla dan rekannya Fauzul alias Zul, yang dibekuk di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, oleh Timsus Polda Sulsel.

Sebelumnya, dua pelaku di hadapan penyidik mengurai kronologis dirinya menghabisi nyawa Amir. Kejadian itu berawal saat Amir menelfon Naja seminggu lalu, Naja kala itu ditawari uang Rp 5 Juta dengan syarat dia mau melayani nafsu Amir untuk melakukan tindakan sodom.

Naja pun terlena dengan tawaran itu, dan melakukan perbuatan tersebut.Tepat di hari Senin (28/3) Amir kembali menelfon Naja untuk datang ke rumahnya di BTN Graha Surandar, Paccinongang, Kabupaten Gowa untuk mengambil uang yang dijanjikan.

Naja lalu bergerak ke lokasi bersama rekannya bernama Zul, setibanya di lokasi Amir lalu mengajak Naja untuk keluar menggunakan mobil dengan tujuan membeli minuman keras (Miras) jenis bir lalu kembali ke rumah Amir untuk meminum bir secara bersama -sama.

Waktu berlalu, bir yang dibelinya pun telah habis, uang yang dijanjikan kepada Naja belum juga terkabulkan, malah, Amir kembali membawa Naja masuk ke dalam kamar untuk kembali melakukan perbuatan sodom.

Akan tetapi Naja menolak, perlawan Naja tak mematikan cara Amir untuk melampiaskan nafsu bejatnya, Amir mengambil suntik dan menyemprotkan sebuah cairan ke mulut Naja hingga tak sadarkan diri, saat itu Naja kembali jadi korban sodom.

Saat Naja tersadar, aksi nekat untuk menghabisi nyawa Amir terjadi, Naja mengambil sebuah palu dan menghantamkan ke kepala Amir hingga jatuh tersungkur diatas ranjang, Naja pun mengambil Handphone dan mobil milik Amir.(**)