Lima Tahun Beraksi, Bos Besar Bandar Narkoba Berakhir di Mamuju

29 Maret 2017 10:22
Ekspose kasus bos bandar narkoba yang tertembak mati. (Foto: azhari/inikata.com)

MAKASSAR, INIKATA.com – Seorang bos besar bandar narkoba, Ruslan alias Cullang (34) ditembak mati oleh aparat Kepolisian saat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat diketahui kebaradaan pelaku di sebuah kost-kosan (tempat persembunyian terakhir) di Jalan Tranz Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (28/3/2017).

Ruslan alias Cullang ini diketahui melakukan aksinya selama lima tahun terkhusus di wilayah Sulawesi Selatan maupun nasional dan internasional dan berbagai macam cara petugas mencari pelaku namun hasilnya selalu nihil dan kemarin pelaku berhasil ditembak mati oleh petugas setelah melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diiri saat dilakukan pengembangan.

“Bandar narkoba terbesar yang ada di wilayah kita ini di Sulawesi Selatan, kita sudah tindak tegas oleh tim khusus yang kita bentuk dan memang cukup sulit kita rasakan mengejar bandar ini dan cukup licin, berpindah pindah tempat dan berpindah pindah cara strategi menghindari pegejaran petugas,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Muktiono, saat Konfrensi Persnya, di Rumah Sakit Bayangkara, Rabu (29/3/2017).

Bos Besar Bandar Narkoba Makassar Tewas Tertembak

Pelaku termasuk daftar Pencarian orang (DPO) selama 5 tahun dan sudah banyak laporan Polisi, diketahui pelaku memiliki alat komunikasi ( Hp) sebanyak 9 buah handphone untuk menghilangkan jejak dari pengejaran petugas.

“Jadi pelaku ini sudah masuk DPO selama 5 tahun, handphonenya saja 9 buah sepertinya sudah paham betul untuk mnghilangkan jejak dari kejaran petugas , tentunya ini kerja keras kita bersama dan doa masyarakat dan pelaku ini sudah 3 bulan dikejar oleh petugas,” ungkapnya.

Pelaki juga diketahui memiliki kurir di Makassar dan Pelaku adalah bandar Internasional dan Nasional, sementara barang bukti diamankan seperti sebuah tas, badik, 9 handphone, kartu kredit dan KTP milik pelaku.

“Pada saat pelaku ditangkap, pelaku berusaha melawan petugas dan berusaha melarikan diri akhirnya aparat mengambil langkah tegas menembak pelaku tersebut,” katanya. (**)