Dua Paket Besar Somadril Nyaris Lolos di Bandara SHIAM

28 Maret 2017 16:56
Sebanyak dua paket besar obat terlarang jenis Somadril nyaris lolos di Sultan Hasanuddin Internasional Airport Makassar (SHIAM ). (afri/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Sebanyak dua paket besar obat terlarang jenis Somadril nyaris lolos di Sultan Hasanuddin Internasional Airport Makassar (SHIAM ).

Obat daftar tipe G yang kini sudah dilarang berhasil digagalkan oleh pihak Petugas keamanan Bandara. Obat tersebut akan dikirim tujuan Papua dan Maluku.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, bermula saat petugas bandara menerima barang dari pegawai jasa pengiriman Tiki, Senin kemarin (27/3/2017).

“Pengirimnya Petrus Tambuwun, warga Jalan Gunung Lompobattang, sementara penerima paket adalah Widyaningsih Tambuwun yang beralamat Jalan Matoa 14A Timika, Papua,” kata Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (28/3/2017).

Usai mencocokkan data dan label paket tersebut, kata Dicky petugas kemudian melakukan pemeriksaan x-ray.

“Saat pemeriksaan, petugas Avsec mencurigai paket dan ternyata saat dibuka bersama petugas TIKI ternyata barang kiriman berisi obat daftar G jenis Somadril sebanyak 60 strip atau dua paket besar,” jelasnya.

Selain itu, ditemukan juga satu sachet bubuk kristal yang diduga jenis sabu di dalam bungkus rokok.

Lebih jauh, Dicky menambahkan, petugas kembali menemukan paket kiriman mencurigakan yang dikirim Asriani Aziz warga Bantabantaeng, Kecamatan Rappocini Makassar.

“Paket satunya ditujukan kepada Devi alamat Jalan Mangga dua Ternate Maluku Utara, paket kiriman ini diterima dari petugas pengiriman KGP,” tandasnya.

Obat jenis Somadril tersebut disembunyikan di balik selimut dan kripik.

Lanjut perwira berpangkat tiga bunga melati ini juga menjelaskan, pihak petugas juga mencocokan data pada paket, kemudian melakukan pemeriksaan X Ray pada paket tersebut.

“Paket seberat 2 koli 5 kilogram ini berisi obat daftar G jenis Somadril berisi 50 strip. Sementara ini kami masih lakukan pendalaman kasus dan lidik,” tutupnya.(**)