Sebelum Tewas, Amir dan Istri Sempat Berkomunikasi Melalui Ponsel

28 Maret 2017 15:35
Pegawai Negeri Sipil (PNS) Puskesmas Kabupaten Takalar, H. Muh Amir Ahmad (38) sempat berkomunikasi melalui ponsel dengan sang istri, Wahana (30) sebelum ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya. (afri/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Pegawai Negeri Sipil (PNS) Puskesmas Kabupaten Takalar, H. Muh Amir Ahmad (38) sempat berkomunikasi melalui ponsel dengan sang istri, Wahana (30) sebelum ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. Dicky mengatakan, korban maupun Wahana sang istri semalam sempat berkomunikasi sekitar pukul 21.00 wita malam.

“Itu berdasarkan pemeriksaan terhadap saksi yang tak lain istrinya sendiri. Sebab Wahana adalah orang pertama menemukan suaminya tewas d idalam rumah,” kata Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (28/3/2017).

Menurut Dicky, Wahana usai berkomunikasi dengan Amir Ahmad, namun sekitar pukul 12.00 malam, sang istri kembali melakukan komunikasi dengan Amir. Namun pada saat itu handpone milik suaminya sudah tidak aktif lagi.

Sebelumnya, H. Muh Amir ditemukan tewas bersimbah darah oleh Wahana sang istri di perumahan Graha Sunandar Blok E2, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Bahkan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara korban diduga merupakan korban pembunuhan dan perampokan, sebab mobil jenis Toyota avansa sudah tidak ada lagi di pekarangan rumah.

Selain itu juga, pada bagian belakang kepala korban dari hasil pemeriksaan terdapat luka.(**)