Polwan jadi Ikutan Stress Saat Memeriksa Pelaku Diduga Penculik Anak

24 Maret 2017 23:54
Asriani (29) warga Garongkong, Kabupaten Barru terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian Sektor Ujung Pandang. Ia diduga telah melakukan tindak pidana penculikan anak berusia lima tahun.

MAKASSAR, INIKATA.com – AS yang diduga telah melakukan penculikan terhadap anak berusia 5 tahun membuat Polisi Wanita (Polwan) “Sama-sama” stress dibuatnya.

Bagaimana tidak, ia terus bernyanyi dan meminta makan lebih dari satu kali sejak dibawa ke Kantor Polsek Ujung Pandang.

Wanita yang berambut plontos itu berhasil diamankan oleh warga sekitaran Anjungan Pantai Losari, Jalan Penghibur, Kecamatan Ujung Pandang Makassar.

Waspada! Korban Penculikan Anak Mulai Terjadi di Makassar

Kapolsek Ujung Pandang, Komisaris Polisi Ananda Fauzi Harahap mengatakan, wanita yang berkepala plontos dan tampak tomboi itu bahkan juga meminta dibelikan rokok oleh petugas piket.

“Stress saja kita dibuatnya, yang jelas dia orang stres sewaktu diajak bicara oleh Polwan,” kata Kompol Ananda kepada Inikata.com, Jumat (24/3/2017).

Kata Ananda, pelaku yang pasif berbahasa bugis karena AS merupakan warga Kabupaten Barru itu hingga saat ini masih ditangani Unit PPA Polrestabes Makassar.

Begini Cara Pelaku yang Diduga akan Melakukan Aksi Penculikan di Anjungan Losari

“Untuk hasilnya nanti kita masih tunggu dari PPA Polrestabes Makassar. Karena sulit berkomunikasi dengan pelaku. Dugaan sementara sepertinya punya kelainan alias tidak waras,” tutupnya.

Adapun Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Makassar Kompol Burhanuddin mengatakan, saat ini terduga penculikan anak tersebut masih berstatus titipan dan belum bisa diambil keterangan. (**)