Pelaku Pencurian Sadel Pingsan Saat “Dihadiahi” Timah Panas

24 Maret 2017 18:16
Pencurian Sadel Pingsan Saat dihadiahi Timah Panad

PANGKEP, INIKATA.com – Satu lagi pelaku pencurian uang yang disimpan di dalam sadel motor berhasil diringkus oleh Satuan Reskrim Polres Pangkep. Pelaku pencurian uang di bawah sadel motor tersebut bernama Majid (37 Tahun) warga asal Makassar dan dihadiahi timah panas saat diamakan di jalan Mannuriki 1 Makassar, Jumat (24/3/2017) sekira pukul 01.00 Wita.

Pelaku diketahui merupakan anggota kelompok jaringan spesialis pencuri uang di bawah sadel motor, dimana beberapa saat lalu tiga orang anggota kelompok jaringan tersebut yaitu Iwan (42 Tahun), Ali (27 Tahun) dan Maskur (24 tahun) berhasil diamanankan oleh timsus Polda Sulses Kamis 16 Maret lalu. Bahkan salah seorang diantaranya, bernama Ali (27 Tahun) meninggal akibat mencoba melakukan perlawanan kepada polisi.

Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Rudi Suprimin, menuturkan bahwa pihaknya dalam penggerebekan yang di back up oleh Timsul Polrestabes Makassar terpaksa harus menghadihahi pelaku timah panas karena berusaha melarikan diri saat dilakukan penangkapan. Bahkan, pelaku berusaha melarikan diri saat dirinya izin untuk buang air kecil.

Baca Juga: DOR!!! Pelaku Pembobol Sadel Motor Tersungkur Saat Diamankan Polisi

“Saat buang air di toilet, pelaku mencoba kabur. Jadi, anggota terpaksa menembak bagian kaki pelaku,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa pelaku beraksi dan melakukan pencurian uang sebesar 50 Juta rupiah beberapa waktu lalu di Kabupaten Pangkep, dimana uang tersebut disimpan oleh korban di bawah sadel motornya.

“Pelaku disini peranya sebagai yang mengikuti korban saat keluar dari Bank. Lalu, saat korban singgah di salah satu toko emas Jalan Kemakmuran Pangkep, disitulah pelaku yang lainya beraksi. Jadi peranya dia hanya membuntuti korban,” lanjutnya.

Sementara itu, pelaku saat wawancarai mengungkapkan bahwa dari uang hasil curian tersebut dirinya diberikan jatah sebesar 6,2 juta. Bahkan, pelaku mengaku bahwa uang hasil curian tersebut digunakan untuk mabuk, bermain judi dan membeli narkoba.

Baca Juga: Sakit Hati Dipecat Perusahaan, Mantan Satpam Curi Alat Pemotong Marmer Seharga Rp 250 Juta

“Saya baru sekali pak beraksi di Kabupaten Pangkep ini. Itupun karena terpaksa ji, saya diajak teman dan dipaksa harus ikut,” Ujat Majid.

Saat ini pihak Polres Pangkep pun masih terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap satu pelaku lainya yang berinisial AC yang saat ini masih buron. Pelaku Majid pun saat ini telah diamankan di Mapolres Pangkep. (**)