Aktivis Dorong Penguatan Perda Larangan Aksi Demonstrasi di RS

24 Maret 2017 16:12
Zul Majjaga. (foto:ist)

MAKASSAR, INIAKATA.com – Kemerdekaan menyatakan pendapat di depan umum atau yang biasa kita kenal dengan sebutan demonstrasi adalah hak dari setiap warga negara yang di lindungi oleh Undang Undang Dasar (UUD) tahun 1945.

Perihal tersebut dapat dilihat pada bunyi pasal 28 dan 28 e Pasal 28 yang menyatakan kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.

“Pasal 28e Ayat (3) menyatakan Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat,” kata Zul Majjaga, Jumat (25/3/2017).

Hal lain yang menguatkan tentang hal tersebut juga dapat di temui dalam UU No 9 Tahun 1998 yang telah mengatur mengenai demonstrasi.

Baca Juga: Kapolres Bulukumba Diminta Bentuk Tim Investigasi Independen

Kata Zul, perangkat Undang Undang itu yang kemudian harus menjadi rujukan pada setiap aksi-aksi yang dilakukan.

Aktivis Pemuda KNPI Sulsel ini mengatakan bahwa dalam implementasi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat, LSM, Mahasiswa maupun unsur lainnya masih kurang dalam memperhatikan regulasi yang ada termasuk belum mengetahui hak dan kewajibannya.

“Dibutuhkan komitmen bersama semua pihak dalam memahami secara utuh regulasi yang mengatur larangan melakukan unjuk rasa,” tegasnya.

Sebagai contohnya, salah satu tempat yang sering dilanggar terkait tempat yang tidak bisa dilakukan aksi demonstrasi seperti Rumah Sakit

“Hal ini telah di atur dalam pasal 9 UU No 9 Tahun 1998 tentang tempat – tempat yang tidak diperbolehkan melakukan unjuk rasa,” jelas Alumni Fakultas Hukum UMI tersebut.

Baca Juga: Program Kerja SPI RSUD Sultan Dg Radja Dipertanyakan

Bahkan, Zul minta wacana tersebut untuk jangan di maknai dalam tafsir sempit, sebab menurut dia, perlu bagi daerah untuk membentuk sebuah regulasi yang tertuang dalam peraturan daerah yang mengatur tentang tempat vital yang tidak dapat dilakukan aksi demonstrasi.(***)