Tim PMK Polsek KPN Parepare Sita 7 Motor Bodong di Pelabuhan

24 Maret 2017 14:03
Tim PMK Polsek KPN Parepare Sita 7 Sepeda Motor Bodong di Pelabuhan Parepare.

PAREPARE, INIKATA.com – Tim Patroli Multi Kejahatan (PMK) Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Polres Parepare kembali menyita tujuh unit sepeda motor yang diduga ilegal, Jumat, (24/3/2017) sekitar Pkl  07.40 wita, di Dermaga Pelabuhan Nusantara Parepare.

Patroli Multi Kejahatan (PMK) Personel Polsek KPN berjumlah 10 orang dimpimpin Kapolsek Kpn Akp Syarifuddin Limpo dan didampingi Para Kanit melakukan pemeriksaan barang dan penumpang kapal KM Swarna Bahtra yang  tiba dari Balikpapan Kaltim dengan sasaran narkoba, handak, sajam, miras dan tindak pidana lainnya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, tujuh unit sepeda motor telah diamankan pihak kepolisian KPN karena tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan dan surat jalan.

Kepala Polsek KPN, AKP Syarifuddin Limpo menjelaskan kronologinya, tujuh unit sepeda motor tersebut disembunyikan di atas truk dengan nomor pelat polisi KT 8118 KZ.

“Tujuh motor ini diangkut di atas truk yang biasanya memuat sayuran. Waktu kami periksa saat Kapal Swarna bersandar dari Balikpapan, 7 sepeda motor di atas truk Dyna tersebut ditutupi peti kayu, dan karet ban lalu ditutup terpal. Kalau dilihat sepintas, memang tidak kelihatan,” terang, AKP Syarifuddin.

Saat Memeriksa kelengkapan kendaraan tersebut oleh pengemudi, pihaknya tak satupun menemukan dokumen kendaraan.

“Karena diduga ilegal, makanya kita amankan mobil truk itu beserta supirnya yang bernama Rasyid (50), serta tujuh unit motor bebek itu,”ungkapnya.

Selanjutnya, tambah AKP Syarifuddin, atas pengakuan supir yang diketahui bernama Rasyid (50), motor-motor tersebut akan diangkut ke Massepe, Kabupaten Sidrap berdasarkan instruksi dari pemilik yang bernama Damang.

Motor yang dibawa tersebut dari Balikpapan yang telah dipesan Damang kepada penjualnya, H Yahya dan dibayar Rp3.5 juta.

“Si supir mengaku, kalau dia akan diupah Rp3.5 juta kalau motor itu sudah sampai di Massepe, Kabupaten Sidrap. Dia mengambil motor itu di Balikpapan atas perintah dari Damang,” paparnya. (**)