Diduga Pungli Penerimaan Bidan PTT, Sekretaris Dinkes Sidrap Diperiksa Ombudsman

21 Maret 2017 13:26
Ilustrasi (foto:int)

SIDRAP,INIKATA.com – Penerimaan tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT) khusus Bidan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidrap sebanyak 86 orang, memunculkan masalah, terkait dugaan penerimaan dana dari orang perorang alias pungutan liar (Pungli).

Untuk menyikapi dugaan Pungli yang isunya merebak luas di daerah ini, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidrap, Sulaeman
Yusuf, Senin kemarin (20/3 /2017), dipanggil pihak Ombudsman perwakilan Makassar untuk dilakukan pemeriksaan di Makassar.

Menurutnya, mereka dimintai keterangan dan penjelasan sehubungan dengan beredarnya isu suap pengangkatan 86 bidan pegawai tidak tetap (PTT) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) oleh pemerintah pusat melalui Departemen Kesehatan (Depkes) RI belum lama ini.

Kata dia, Sulaeman yang datang memenuhi panggilan Ombudsman itu dan didampingi Kepala Dinkes Sidrap, Andi Irwansyah.

“Betul, saya sedang mendampingi Pak Sekretaris, saya sendiri masih dalam masa cuti usai melakukan ibadah umrah,”ujar Irwansyah, yang sudah tiba di Sidrap, sesaat lalu, Selasa (21/3 /2017).

Baca Juga: Buat Karcis Sendiri dan Pajaki Pedagang, PNS Terkena “Sapu” Saber Pungli

Sementara itu, Irwansyah membenarkan jika pemeriksaan Sulaeman oleh ombudsman di Makassar itu, terkait dengan beredarnya isu suap pengangkatan 86 bidan PTT di Sidrap menjadi PNS beberapa waktu lalu itu.

Menurut Irwansyah, pihaknya akan memanggil 86 Bidan PTT yang berhasil diangkat menjadi PNS lingkup Dinkes Sidrap untuk membicarakan masalah ini.

“Saya akan undang semua, nanti mereka yang akan buka apakah benar isu itu ataukah hanya sekadar fitnah yang sengaja dimunculkan oknum tak bertanggung jawab,”katanya.

Baca Juga: Tim Saber Pungli Parepare Tangkap Honorer Disdukcapil Terkait Penerbitan Akta Kelahiran

Sebelumnya, beredar isu miring sejumlah bidan PTT yang telah diangkat menjadi PNS di Sidrap itu telah menyetor sejumlah uang kepada oknum pejabat tertentu di Sidrap.

Terpisah, Wakil Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Sidrap, Andi Sappewali mendukung rencana Kepala Dinkes Sidrap, Irwansyah itu mendalami isu tak sedap itu.

Dikatakannya, Tim Saber Pungli Sidrap juga ikut mendalami masalah ini yang sebelumnya telah dilaporkan ke Bupati Sidrap. (***)