Polda Sulsel Kantongi Nama Tersangka Dugaan Korupsi Bimtek Enrekang

21 Maret 2017 0:13
Ilustrasi. (Foto: ist)

MAKASSAR, INIKATA.com – Bergulirnya kasus dugaan korupsi anggaran Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD Kabupaten Enrekang yang ditangani Ditreskrimsus Polda Sulsel sudah menemui titik terang.

Dimana saat ini Polda Sulsel telah mengantongi nama-nama calon tersangka. Bahkan dugaan korupsi tersebut telah menelan anggaran senilai Rp3,5 miliar.

Direktur Reskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono menyebutkan akan melakukan gelar perkara sekaligus menetapkan tersangka baru kasus penyelewengan anggaran bimtek senilai Rp3,6 miliar  pekan ini.

Meski sudah mengantongi nama calon tersangka kasus korupsi Bimtek DPRD Enrekang, Yudhiawan masih belum membeberkan siapa saja nama yang akan menjadi tersangka dalam kasus korupsi tersebutm

Meski demikian, ia tidak menampik kemungkinan adanya keterlibatan oknum legislator maupun pejabat di gedung wakil rakyat Kabupaten Enrekang.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, pihaknya masih melakukan tahap penyidikan di Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda.

“Karena penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi lagi. Kasus ini juga cukup besar karena melibatkan beberapa daerah,” kata Kombes Pol Dicky Sondani di Benz Cafe Makassar, Senin (20/3/2017).

Kata Dicky, selain Makassar terlibat kasus Bimtek, ia juga menyebutkan daerah seperti Jakarta, Malang, Bali, Sumbawa ditengarai ada pihak ketiga yang diduga sebagai penyelenggara.

“Kasus ini ada pihak ketiga, dan semua kita sudah memeriksanya baik saksinya,” jelasnya.

Subdit 3 Tipikor Direskrimsus Polda Sulsel telah mengusut kasus kegiatan fiktif Bimtek 2015/2016 itu sejak akhir 2016 lalu.

Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya tim Subdit 3 Tipikor berhasil menemukan bukti kuat perbuatan melawan hukum sehingga perkara itu ditingkatkan ke penyidikan sejak akhir Februari lalu. (**)