Aksi Koboi Oknum Legislator Torut di Polisikan

20 Maret 2017 21:45
surat laporan polisi oknum anggota DPRD Torut

MAKASSAR, INIKATA. com – Aksi koboi salah satu oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toraja Utara berinisial MTP, terpaksa dilaporkan oleh salah satu warga, Yohanis Duma Tandililing.

surat afri 2Sekedar diketahui MTP merupakan anggota Fraksi Partai Golkar, dirinya dilaporkan karena diduga telah mengancam nyawa salah satu warga dengan menggunakan Pistol maupun sejenis badik.

Dugaan pengancamaan tersebut tercantum di surat laporan polisi nomor LPB/55/III/2017/SPKT tanggal 11 Maret 2017 di Polres Tana Toraja, tentang perkara Pengancaman yang terjadi pada hari Jumat 10 Maret 2017.

Kejadian dugaan pengancaman tersebut terjadi Rantebulaan Lembang Sesean Matallo, Kecamatan Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara sekitar pukul 07.00 Wita.

Menurut keterangan korban, Yohanis Duma Tandililing mengatakan, awalnya MTP sempat emosi mau menabrak dirinya di sebuah Tongkonan dengan motor digunakan oknum tersebut.

Baca Juga: Polisi Temukan Kebun Ganja di Toraja, di Atas Gunung Dekat Tempat Wisata

“Dia mau kasih tabrak saya, akan tetapi saya sempat menghindar dan saat bersamaan dia mengeluarkan kata-kata
Siapa suruhko ma’doser,” tiru Duma saat dikonfirmasi IniKata.com melalui via selulernya, Senin (20/3/2017).

Tidak hanya korban diancam menggunakan sebuah pistol yang sempat ditarik pelaku, kata Duma pistol MTP terjatuh sewaktu dirinya diancam, tak hanya pelaku juga menarik sebilah badik. “Dia sambil menarik pistolnya namun jatuh sehingga menarik parangnya lagi disitu saya langsung lari saja,” terangnya.

Lebih lanjut Duma menjelaskan, sempat terjadi pengejaran atas dirinya, selain terlapor juga masih ada empat orang lainnya turut melakukan pengejaran.

Duma mengatakan dirinya sama sekali tidak mengetahui permasalahannya. Dirinya berharap kepada pihak berwajib agar laporannya dapat ditindaklanjuti dan diproses sesuai dengan aturan hukum yang ada.

Baca Juga: Waspadalah Berkenalan Lewat Sosmed, Bisa-bisa Begini Jadinya!

Saat ini nomor telepon MTP yang dilaporkan oleh Duma belum bisa dilakukan konfirmasi lantaran tidak perna aktif.

Untuk penyidikian kasus tersebut Kasat Reskrim, AKP Matius M. Tappi telah menunjuk Penyidik IPDA Arung Wiratama untuk menangani kasus ini.