Sekda Sidrap Minta Penerimaan PTT Bidan Kesehatan Diusut

19 Maret 2017 14:07
Sekda kabupaten Sidrap, Ruslan. (Hasman/inikata)

SIDRAP, INIKATA.com – Penerimaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tenaga bidan kesehatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk Kabupaten Sidrap beberapa waktu lalu, menuai sejumlah masalah terkait dugaan permainan uang.

Untuk menyikapi masalah itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap melalui Sekda Sidrap meminta agar dugaan pungutan dana tersebut diusut tuntas agar tudingan itu dapat dibuktikan siapa yang terlibat didalamnya.

Bupati Sidrap, Rusdi Masse, melalui Sekda Sidrap, Ruslan yang dihubungi melalui ponselnya, Minggu (19/3/2017), meminta kepada sejumlah pihak untuk melakukan tindakan pengusutan terkait dugaan pungli pada penerimaan tenaga PTT Bidan Kesehatan sebanyak 86 orang.

Menurut Sekda Ruslan, pihaknya sangat menyayangkan adanya pihak yang menjual nama pejabat tertentu, termasuk dirinya dan pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidrap menerima dana dari sejumlah tenaga PTT yang dinyatakan lulus sesuai Surat Keputusan (SK) Kemenkes RI.

Untuk itu, lanjut Sekda Ruslan, kepada pihak yang merasa telah dimintai dana terkait penerimaan PTT ini, agar segera melaporkan kepada pihak berwajib dengan membawa bukti transaksi guna mengungkap kebenaran isu yang berkembang selama ini.

“Terus terang, saya sangat menyesalkan adanya pihak tertentu dilingkup Pemkab Sidrap yang dinilai terlalu berani menuduh sejumlah pejabat yang menerima dana dari pengangkatan PTT tanpa bukti akurat, sehingga hal ini dirasa perlu ditindaklanjuti,” kesal Sekda Ruslan.(***)