Diplomasi Dinilai Gagal, Opsi Serangan Militer AS ke Korut Dipertimbangkan

18 Maret 2017 20:34
Kapal Induk AS Carl Vinson bertenaga Nuklir menuju Korea Selatan untuk mengikuti latihan Militer bersama Korea Selatan.(Foto: Wikipedia)

INIKATA.com– Negri Paman Sam Amerika Serikat menilai opsi diplomasi untuk merundingkan program senjata Nuklir Korea Utara telah buntu alias gagal, Opsi serangan Militer pun kini dipertimbang.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (18/3/2017), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson mengatakan, aksi militer mungkin dilakukan jika Korut terus meningkatkan ancamannya.

“Biar saya perjelas, kebijakan kesabaran strategis telah berakhir. Kami sedang mengeksplorasi serangkaian langkah-langkah baru keamanan dan diplomatik. Semua opsi dipertimbangkan,” ujar Tillerson saat berkunjung ke Seoul, Korea Selatan.

Baca Juga:

Dia melanjutkan, jika Program nuklir Korut terus digalakkan hingga sampai pada kebijakan yang dinilai membahayakan maka, opsi serangan militer bisa jadi acuan.

“Jika mereka meningkatkan ancaman dari program senjata mereka ke level yang kita yakin perlu tindakan, opsi itu bisa dipertimbangkan,” ujarnya

Selain itu, Tillerson juga meminta, kepada Negara China agar memberikan sanksi sanksi terhadap negara tetangganya itu, sebab, uji coba nuklir dan rudal terus dilakukan, namun, itu ditolak pemerintah China yang menilai dialog masih menjadi solusi terbaik

Selama tahun 2016, Korut telah dua kali melakukan uji coba rudal dan nuklir, yang paling fenomenal, ketika Korut meluncurkan empat ke Perairan Jepang, yang mengarah ke Pangkalan militer AS di Negara itu.(**)