Bahas Kerjasama Militer Dengan AS, Arab Saudi: Iran Berbohong Soal Yaman

18 Maret 2017 8:00
Menteri Pertahanan AS James Mattis menyambut Wakil Arab Saudi Pangeran Mahkota yang juga Menteri Pertahanan Mohammed bin Salman di Pentagon, Washington, AS, 16 Maret 2017.(Foto: Reuters)

INIKATA.com– Pemerintah Iran dianggap telah mengeluarkan pernyataan bohong terkait perang di Yaman yang menyebut Mentri pertahanan Kerajaan Arab Saudi, Mohammed Bin Salman sebagai pemain kunci pembunuhan orang tak berdosa di Yaman.

Seperti dilansir dari Reuters yang dikutip dari kantor berita IRNA ,Sabtu (18/3/2017), Pangeran Mohammed mengeluarkan pernyataan itu usai mengadakan pertemuan dengan Mentri pertahanan AS, James Mattis untuk melakukan kerjasama militer, di Pentangon, Washington, pada Kamis lalu.

Baca Juga: Jet Tempur Arab Saudi Tewaskan 5 Warga Sipil di Yaman

Dalam pembahasan kerjasama militer yang juga dimaksudkan untuk memerangi teroris, AS dan Arab Saudi, membahas soal pengaruh Iran di Kawasan Timur tengah, serta pernyayan pemerintah Iran, hal itu disampaikan dari pernyataan resmi Pentagon.

“Itu tidak relevan dan pernyataan yang putus asa,” kata Mohammed.

Pernyataan Mohammed Bin Salman, dikeluarkan setelah Mentri luar negri Iran, Bahram Qasemi mengelurkan pernyataan pedas soal konflik Yaman yang memojokkan Arab Saudi.

Baca Juga: Kapal Induk Bertenaga Nuklir Milik AS Tiba di Korsel, Ancaman Buat Korut?

“Pejabat Saudi ini, yang merupakan salah satu pemain kunci dalam perang Arab terhadap orang-orang yang tidak bersalah di Yaman, Suriah, Bahrain dan negara-negara lain di kawasan,” kata Qasemi beberapa waktu lalu.(**)