Pesawat Tempur AS Jatuhkan Bom di Masjid, 42 Warga Sipil di Suriah Tewas

18 Maret 2017 7:00
Petugas Evakuasi menggali puing-puing dari masjid rubuh menyusul serangan udara AS di desa al-Jineh, Provinsi Aleppo. Jumat (16/3/2017). (Foto: AFP)

INIKATA.com– Setidaknya 42 warga sipil Suriah tewas saat pesawat tempur Amerika Serikat (AS) membom sebuah masjid yang penuh jamaah, di sebuah desa barat dari Ibukota Suriah, Aleppo, Kamis (16/3/2017) waktu setempat.

Seperti dilansir PressTv, Kejadian serupa juga melukai 100 orang lainnya di desa al-Jineh, yang berdekatan dengan lokasi pengeboman mesjid, atau berjarak 30 kilometer sebelah barat Aleppo.

Baca Juga: Assad : Kemenangan di Aleppo Akhiri Gerakan Teroris Suriah

Kepala Observatorium yang berbasis di London Rami Abdel Rahman mengatakan, penyerangan ditargetkan di masjid saat para jemaah melakukan shalat malam.

Dia melanjutkan, petugas evakuasi juga terlihat menarikbbeberapa warga sipil dari balik puing puing Masjid yang rubuh, hingga saat ini puluhan warga masih dikabatkan tertimbun di reruntuhan Masjid.

Abu Muhammad, seorang warga desa, mengatakan kepada AFP ia mendengar ledakan kuat ketika masjid dihantan menggunakan bom oleh pesawat tempur milik AS.”Itu tepat setelah doa pada waktu di mana biasanya ada pelajaran agama untuk laki-laki di dalamnya,” katanya.

Baca Juga: Korut Sebut AS Dalang Krisis Nuklir Asia Timur

“Saya melihat 15 mayat dan banyak bagian tubuh di puing-puing ketika saya tiba. Kami bahkan tidak bisa mengenali beberapa mayat, “tambahnya.

Sementara itu, Militer AS mengakui telah melakukan di Suriah Utara, namun pihaknya masih akan memastikan apakah ada warga sipil yang tewas dalam serangan tersebut.

AS bersama sekutunya memang kerap melakukan serangan udara untuk mengejar kelompok teroris Daesh di wilayah Suriah sejak September 2014, namun, itu dilakukan tanpa izin dari pemerintah setempat serta mandat dari PBB.(**)