Diperiksa Beberapa Jam, Kepala BPN Maros Resmi Ditahan Kejati Sulsel

15 Maret 2017 23:11
Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Maros, Andi Nuzuliyah bersama empat orang resmi ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, setelah beberapa jam diperiksa tim penyidik Kejati Sulsel, di Jalan Urip Sumihardjo Makassar, Rabu (15/3/2017).(afri/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Maros, Andi Nuzuliyah bersama empat orang resmi ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, setelah beberapa jam diperiksa tim penyidik Kejati Sulsel, di Jalan Urip Sumihardjo Makassar, Rabu (15/3/2017).

IMG-20170315-WA0198Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Salahuddin, mengatakan, bahwa kelima tersangka tersebut terbukti telah melakukan tindak pidana korupsi atas pembebasan lahan bandara.

IMG-20170315-WA0197“Kelimanya ditahan selama 20 hari kedepan sebagai tahanan penyidik Kejati,” kata Salahuddin.

Kelima orang tersebut yang kini sebagai status tersangka ditahan karena ditemukan adanya perbuatan melawan hukum terkait pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

“Ditemukan adanya perbuatan melawan hukum, yakni ketentuan yang mengatur masalah pengadaan tanah untuk kepentingan umum undang-undang nomor 2 tahun 2012,” jelas.

Bahkan ACC dulunya perna diduga melakukan tudingan terhadap Kejati Sulsel persoalan lahan Bandara yang tidak profesional. Salahuddin menampik hal tersebut dengan membuktikan pihaknya menahan kepala BPN Maros.

“Kami pernah dituding yang mengatakan Kejaksaan Tinggi tidak profesional, ada diskriminasi dan hari ini kita bisa lihat bersama apakah benar kita diskriminasi,” terang Salahuddin.

Lima tersangka yang ditahan masing-masing menempati tempat yang berbeda, 4 diantaranya ditahan di rumah tahanan wanita dan 1 lainnya ditahan di lapas gunung sari. (***)