Seorang Ayah di Maros Tega Banting Anaknya Hingga Tewas

15 Maret 2017 0:08
MA (3) di Dusun Bantenge, Desa Bantenge, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Selasa (14/3/2017), yang tega dibanting oleh ayahnya sendiri.

MAKASSAR, INIKATA.com – Sungguh sadis cara Hamuddin alias Unding (37) yang tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri, MA (3) di Dusun Bantenge, Desa Bantenge, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Selasa (14/3/2017).

Hamuddin mengahabisi anaknya itu dengan cara membantingnya kedasar lantai, sehingga mengalami luka krapitasi dikepala mulai dari leher sampai puncak kepala, luka memar dan lecet dikepala bagian belakang atas, pendarahan pada hidung, tiga luka memar pada punggung, dan luka memar pada selangkangan sebelah kiri korban.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, luka dialami korban setelah dilakukan visum et repertum oleh pihak Puskesmas di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Sementara, kata Dicky, dari keterangan saksi korban dititip ibu kandungnya dirumah neneknya yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian.

Namun, pelaku datang untuk menjemput korban dengan tujuan ingin memandikan anaknya. Naasnya, saat sang nenek yang bernama Mono (60) ingin melihat keadaan cucunya. Ia bahkan kaget melihat pelaku membanting korban.

Mono yang tak tega melihat cucunya dianiayah oleh ayah kandungnya sendiri, kemudian teriak minta tolong. Namun, warga yang tiba di TKP usai mendengarkan teriakan Mono hanya mendapatkan tubuh bocah malang tersebut dalam keadaan tergelatak dengan kondisi lemas.

Saat warga mencoba mencari pertolongan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi dan dinyatakan meninggal dunia akibat perbuatan sadis ayah kandungnya sendiri.

“Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga dan warga setempat, pelaku diketahui mengalami gangguan jiwa lebih dari 1 tahun dan pernah dirawat di RS Dadi Makassar selama 9 hari. Dan tanggal 3 sampai 11 Juli 2016 lalu, pelaku didiagnosa Gangguan Psikotik Skizofrenia Akut (Bukti surat keterangan terlampir),” kata Dicky Sondani. (**)