Diduga Kuat Ada Dua Investasi Bodong Beroperasi di Sidrap

13 Maret 2017 13:41
Ilustrasi (foto: int)

SIDRAP, INIKATA.com – Waspada, kata ini perlu disimak bersama, karena diduga kuat ada dua investasi bodong yang beroperasi di daerah ini sejak beberapa waktu lalu dengan jumlah pengikutnya sudah ratusan orang.

Penegasan itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Sidrap, Makmur Tahaiya, di Pangkajene, Sidrap, Senin (13/3 /2017), menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dengan kedokteran investasi.

Walaupun dirinya memastikan di daerah ini ada investasi bodong, namun Makmur masih enggan menyebut kedua nama perusahaan investasi bodong yang dimaksud, alasannya, pemerintah daerah masih tengah menelusuri dan mengkaji kedua perusahaan investasi bodong itu.

“Secara nasional ada 80 perusahaan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tetapi ada dua diantaranya yang disebutkan beroperasi di Sidrap,” ujar Makmur.

Menurutnya, OJK mengumumkan 80 entitas atau perusahaan yang melakukan aktivitas investasi ilegal atau tanpa izin alias investasi bodong di seluruh Indonesia.

Kata dia, sejak beroperasinya layanan Financial Customer Care (FCC) pada tahun 2013 hingga 13 Januari 2017, OJK telah menerima 801 informasi dan pernyataan dari masyarakat mengenai 484 entitas yang diduga melakukan kegiatan investasi yang tidak jelas aspek legalitas serta tidak berada di bawah pengawasan OJK.

“Hampir dipastikan ke 80 perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang menghimpun dana atau investasi tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah,” ujar Makmur.