Syamsir Paro Mundur dari Wakil Ketua DPRD

13 Maret 2017 12:38
Rapat paripurna DPRD dengan agenda Pengumuman Calon Penggantian Antar Waktu (PAW) Pimpinan DPRD, Senin (13/10/2017) di Gedung DPRD Bulukumba. (afri/inikata)

BULUKUMBA, INIKATA.com – Syamsir Paro pada akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba.

Pengunduran diri tersebut sebagai langkah menindak lanjuti kesepakatan internal dirinya di Partai Amanat Nasional (PAN) yang membagi dua masa jabatan dengan anggota DPRD dari fraksi PAN Andi Zulkarnain Pangki.

Surat pengunduran diri tertanggal 19 Januari 2017 tersebut terungkap pada rapat paripurna DPRD dengan agenda Pengumuman Calon Penggantian Antar Waktu (PAW) Pimpinan DPRD, Senin (13/10/2017) di Gedung DPRD Bulukumba.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD menyebut salah satu penyebab berhentinya pimpinan DPRD adalah mengundurkan diri sebagaimana yang termaktub pada pasal 42 ayat 2 point (b).

Dalam proses mekanisme PAW ini, sebagaimana yang disampaikan pimpinan rapat Andi Hamzah Pangki beberapa hal yang mendasarinya adalah surat pengunduran diri dari Syamsir Paro, keputusan DPP PAN tentang pengusulan nama calon PAW, kemudian ditindaklanjuti dengan rapat badan musyawarah untuk memproses PAW tersebut.

Saat rapat paripurna digelar, Syamsir Paro sendiri tidak hadir dalam rapat tersebut, dikabarkan dia sementara menjalani ibadah umrah. Hasil Keputusan Rapat paripurna itu kemudian akan ditindak lanjuti dengan pengusulan ke Gubernur Sulawesi Selatan melalui Bupati Bulukumba untuk dibuatkan surat keputusan (SK) atas nama yang diusulkan yakni Andi Zulkarnain Pangki yang juga adalah Ketua DPD PAN Bulukumba.

“Setelah SK Gubernur tentang penetapan PAW pimpinan DPRD sudah terbit, maka selanjutnya akan dilaksanakan pelantikan melalui rapat paripurna istimewa DPRD,” ujar Sekretaris Dewan Muh Daud Kahal.

Dalam rapat paripurna ini hanya 22 dari 40 anggota DPRD yang hadir, dan Bupati Bulukumba diwakili oleh Sekretaris Daerah Andi Bau Amal (**)