Sakit Hati Dipecat Perusahaan, Mantan Satpam Curi Alat Pemotong Marmer Seharga Rp 250 Juta

4 Maret 2017 12:56
Aparat Kepolisian Resort (Polres) Pangkep yang di back up Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel berhasil membekuk Abdul Rahman alias Arman (28) seorang Security yang terlibat pencurian alat pemotong Marmer, Jumat Malam (3/3/2017).

PANGKEP, INIKATA.com— Aparat Kepolisian Resort (Polres) Pangkep yang di back up Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel berhasil membekuk Abdul Rahman alias Arman (28) seorang Security yang terlibat pencurian alat pemotong Marmer, Jumat Malam (3/3/2017).

Saat dibekuk di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, dekat perumahan Telkommas, Arman mengaku mencuri panel baneti atau alat pemotong marmer lantaran sakit hati karena diberhentikan dari Perusahaan, walau upaya untuk melamar kembali tetap dilakukan Arman namun masih ditolak.

Akhirnya, Arman bersama rekannya, Jumardin lalu mengambil alat pemotong yang harganya mencapai Rp 250 Juta, akan tetapi Arman tidaklah menjualnya, didorong rasa sakit hati yang memuncak, Arman hanya membuang alat pemotong itu di sebuah sungai di belakang Perusahaan PT GMR.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, saat ini Arman telah dibawa kembali ke Polres Pangkep untuk menjalani proses hukum dan mempertanggung jawabkan kelakuannya.

“Sedang dilakukan introgasi dan rekannya yang satu orang masih dalam pengejaran aparat Polres Pangkep,” jelasnya.(**)