Dua Tentara Raja Salman Tewas ditangan Militer Yaman

1 Maret 2017 14:52
seorang prajurit Yaman menembak dengan senapan mesin berat saat peperangan terhadap tentata rezim Saudi. (Foto oleh al-Masirah)

INIKATA.com– Pasukan Yaman yang didukung oleh para pejuang dari gerakan Houthi Ansarullah, menewaskan dua tentara dari kerajaan yang dipimpin Raja Salman Abdulaziz al-Saud di wilayah selatan kerajaa.

Menurut sebuah laporan televisi al-Masirah Yaman seperti dilansir Presstv (28/2/2017) waktu setempat, penembak jitu (Sniper) Yaman berhasil membunuh seorang tentara Saudi di pangkalan militer di Najran.

Baca Juga: Arab Saudi Bombardir Yaman Dari Udara

Selain itu, pasukan Yaman menembakkan peluru artileri di pertemuan pasukan Saudi di al-Sadis yang dekat dengan pangkalan al-Hamar. Namun, Tidak ada laporan adanya korban dan tingkat kerusakan akibat serangan itu.

Korban kedua dari penembak jitu Yaman kembali membunuh tentara Saudi di desa al-Dafiniye di kerajaan wilayah Jizan, pada hari yang sama. Sementara pada hari Minggu, tentara Saudi yang lain dibunuh oleh penembak jitu Yaman di pangkalan militer al-Sharafa di kawasan yang sama.

Baca Juga: 6 Tentara Arab Saudi Tewas Ditangan Sniper Yaman

Sebuah laporan Reuters diterbitkan pada bulan April tahun lalu menunjukkan bahwa setidaknya 400 tentara Saudi telah tewas dalam peperangan lintas batas sejak bulan Maret 2015.

Sementara itu, pasukan tentara Yaman dan pejuang sekutu dari Komite Populer menembakkan roket Katyusha terhadap pertemuan tentara bayaran Saudi di distrik selatan Dhubab di provinsi Ta’izz.

Pasukan Yaman

Pasukan Yaman berdiri oleh kendaraan militer Saudi dibakar di distrik al-Mukha di provinsi barat daya dari Ta’izz, pada tanggal 28 Februari 2017. (Foto oleh al-Masirah)

Kejadian itu menewaskan puluhan dari mereka dan membuat sebagian lainnya mengalami luka, kantor berita Saba resmi Yaman melaporkan mengutip seorang pejabat militer yang tidak disebutkan namanya, mengatakan, Setidaknya empat kendaraan militer Saudi yang membawa senapan mesin hancur dalam operasi itu.

Menurut al-Masirah, pasukan Yaman juga membakar sedikitnya tiga kendaraan militer Saudi di distrik al-Mukha di provinsi yang sama, memaksa tentara bayaran Saudi melarikan diri dari bagian timur kabupaten.

Pada Senin malam, tentara Yaman melancarkan serangan yang menghancurkan pangkalan militer al-Salan Saudi di kabupaten Maslub di provinsi Jawf, serangan ini menewaskan beberapa tentara bayaran dan melukai beberapa orang lainnya.

Pasukan Yaman mengklaim melakukan serangan ini lantaran sebagai pembalasan atas perang mematikan yang terjadi hampir dua tahun, Yaman mengklaim Riyadh bernagai serangan Sejak Maret 2015.

Negara miskin itu dibombardir oleh pesawat tempur Saudi dan telah menewaskan lebih dari 12.000 warga Yaman menurut penghitungan terbaru.

Yaman mengklaim, ambisi Rezim di Riyadh itu ialah untuk membawa kembali kekuasaan kepada mantan Presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, yang telah mengundurkan diri, dan merusak Houthi.(**)