Seniman Sulsel Konsolidasi Akan Rebut Kembali Gedung Kesenian

28 Februari 2017 10:27
Forum Masyarakat Seni (Formasi) Sulsel sepakat untuk menolak gedung kesenian difungsikan sebagai kantor upt pengelola sarana pertunjukan kesenian. (Foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Forum Masyarakat Seni (Formasi) Sulsel sepakat untuk menolak gedung kesenian difungsikan sebagai kantor upt pengelola sarana pertunjukan kesenian.

Pernyataan ini disepakati setelah puluhan seniman dan pekerja seni kampus melakukan rapat, malam tadi, Senin 27 Februari 2017.

Mereka berjanji akan berjuang ‘merebut’ kembali gedung kesenian yang sudah sejak lama diserahkan kepada seniman untuk menjadi tempat kreatifitas dan bercengkrama.

Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga pukul 00.30 wita itu merapikan barisan untuk melakukan konsolidasi dan akan membawa persoalan kisruh keberadaan UPT Pengelola Sarana Gedung Pertunjukan Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel yang mulai berkantor di gedung kesenian Societet de Harmonie Sulsel sejak awal bulan ini.

“Kita akan hearing ke DPRD Sulsel dalam waktu dekat mengadukan terkait alih fungsi gedung kesenian menjadi kantor, ” ujar Shinta Febrianya salah satu peserta pertemuan, usai rapat.

Sementara Alief Anggara salah satu aktor teater muda, di Formasi mengungkapkan pergerakan ini sudah siap bergerak, susunan tim sudah cukup lengkap, dan berharap seniman seniman lain bisa terlibat.

“Kami juga sudah merencanakan aksi pertunjukan sabtu mendatang di gedung kesenian sulsel ini,” ujat Alief.

Sebelumnya, seniman merasa kaget dengan keberadaan UPT Pengelola Sarana Pertunjukan Kesenian yang langsung berkantor sejak awal bulan februari lalu.

Walaupun telah diadakan pertemuan bersama Kadis Disbudpar Sulsel Jumat (24/7/2017) lalu di gedung Mulo, rupanya belum memuaskan para seniman, hingga sepakat tetap melakukan protes terhadap UPT bentukan baru Disbudpar ini. (***)